BolaSkor.com - Kondisi ruang ganti Manchester United memanas usai kalah memalukan dari Liverpool pada akhir pekan lalu. Meski begitu, benih-benih konflik sudah terjadi sebelumnya.

Manchester United tampil mengecewakan saat menjamu Liverpool di Old Trafford dalam lanjutan Premier League 2021-2022, Minggu (24/10). Mendapat dukungan penuh suporter, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan justru takluk lima gol tanpa balas.

Posisi Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer langsung berada dalam ancaman pemecatan usai hasil minor tersebut. Ia juga mulai kehilangan kendali di ruang ganti.

Baca Juga:

Kemampuan Solskjaer Mulai Diragukan Pemain Manchester United

Cerita Fans kala Tinggalkan Old Trafford di Babak Pertama MU Vs Liverpool

Manchester United Terlalu Besar untuk Dilatih Solskjaer

Sejumlah pemain Manchester United kabarnya sudah meragukan kualitas sang juru taktik. Rasa iri antar sesama pemain juga tak terhindarkan.

Namun permasalahan ini pertama kali meledak seusai Manchester United takluk 2-4 dari Leicester City, sepekan sebelum laga kontra Liverpool. Dua hari berselang, para pemain Setan Merah menumpahkan unek-uneknya secara langsung.

Menurut laporan The Times, Solskjaer memang menggelar pertemuan darurat ketika itu. Pada kesempatan tersebut, sang manajer meminta pandangan anak-anak asuhnya terkait serangkaian hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.

Para pemain pun secara terbuka mengkritik satu sama lain. Solskjaer dan tim pelatihnya tak luput dari sasaran kritik.

Seorang pemain disebut mengkritik sikap beberapa pemain dalam sesi latihan. Mereka dianggap tidak menjalani setiap sesi dengan motivasi yang tinggi.

Yang mengejutkan, seorang pemain mempertanyakan keputusan Solskjaer yang menunjuk Harry Maguire sebagai kapten meski sang pemain baru bergabung selama enam bulan. Sosok yang protes hal ini diyakini lebih dulu memperkuat Manchester United.

Kritik lain kepada Solskjaer yaitu keengganannya memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang menunjukkan performa bagus dalam latihan. Sebaliknya, keputusannya terus memainkan pemain yang tampil buruk juga dipertanyakan.

Awalnya pertemuan ini berbuah manis karena Manchester United mampu melakukan comeback saat bersua Atalanta di ajang Liga Champions. Namun kekalahan atas Liverpool menjadi bukti masalah mereka masih jauh dari kata selesai.