BolaSkor.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, memastikan setiap tim mendapatkan 11 kali swab test saat kompetisi Liga 1 2020 kembali dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang. Swab test itu akan dilangsungkan selama 14 hari sekali.

Akhmad Hadian, menjelaskan masing-masing klub harus lebih dahulu melakukan swab test mandiri yang hasil dilaporkan ke LIB paling lambat 23 September 2020. Setelah itu, menjelang laga perdana Liga 1 2020 swab test baru akan ditanggung PT LIB.

Akhmad Hadian tidak mewajibkan setiap kontestan Liga 1 melakukan rapid test. Menurut Akhmad Hadian, hasil dari swab test lebih akurat dibandingkan hasil rapid test, dan tidak membuang-buang biaya lagi untuk tim.

Baca Juga:

Dirut PT LIB Jawab Kontroversi Tuan Rumah Liga 2 Harus Tanggung Biaya Operasional Semua Klub

Hanya Sedikit, PT LIB Akan Bantu Subsidi Tuan Rumah Liga 2

"Swab test itu lebih ampuh dibandingkan dengan rapid test. Jadi kita itu akan berencana melakukan swab test sebanyak 11 kali dan akan dilakukan selama 14 hari sekali," kata Akhmad Hadian kepada awak media, di Kantor PT LIB, Jumat (14/8).

"Hitungannya 14 hari itu kan memang dari pemerintah dan itu kita ikuti dari Satgas COVID-19 dan itu menjadi rujukan kita untuk melakukan swab test," tambah pria berkaca mata tersebut.

Kompetisi Liga 1 akan digelar sejak 1 Oktober 2020 sampai dengan 28 Februari 2021. Kompetisi akan digelar di Pulau Jawa dengan protokol kesehatan yang ketat. Juara Liga 1 nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp1 miliar.