BolaSkor.com - Kontrak para pemain Persebaya Surabaya telah berakhir pada Desember 2020 lalu. Namun, belum jelasnya kepastian kompetisi 2021 membuat manajemen klub juga belum menyodorkan tawaran kontrak baru untuk Hansamu Yama dkk.

Praktis, secara legal, pemain, pelatih, dan ofisial, sudah bukan bagian dari Persebaya. Kendati demikian, para pemain Bajol Ijo sudah mengambil sikap untuk menunggu kebijakan manajemen mengenai nasib mereka.

Hansamu Yama menegaskan masih setia menunggu kabar dari Persebaya sekalipun kontraknya sudah habis sejak bulan lalu. Padahal, nama bek asal Mojokerto itu sempat dikaitkan dengan sejumlah klub Asia Tenggara.

Baca Juga:

Liga 1 2021 Mungkin Setelah Lebaran, Gian Zola Sampaikan Harapan

Manajemen Persib Tegaskan Tak Larang Beckham Putra Gabung Klub Montenegro

Dia mengaku tawaran dari klub lain masih terus datang kepadanya. Namun dia bergeming, tetap setia menunggu Bajul Ijo. “Tawaran dari klub lain ada, pasti ada. Namun, ya tidak usah saya sebutkan nama klubnya,” jelas Hansamu.

Meski begitu, dia bersama pemain Persebaya lainnya yakin manajemen akan melangkah saat sudah ada kepastian. Termasuk soal kontrak baru. “Ya, kontrak sudah habis Desember lalu. Namun, belum ada komunikasi, kami masih menunggu,” kata pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Saya kemarin sudah info teman-teman, kami sepakat untuk menunggu. Manajemen pasti tidak tinggal diam pasti mereka juga mikir dengan kondisi ini,” lanjut Hansamu.

Hal senada disampaikan gelandang senior Rendi Irwan. Bahkan, dia mengaku menerima jika nominal kontrak anyar berkurang ketimbang musim 2020 lalu. Pemain 33 tahun tersebut memahami kondisi keuangan klub masih berdarah-darah.

“Kalau melihat kondisi klub, jika (nilai) kontrak turun dari yang sebelumnya, tidak masalah. Saya bisa paham. Dengan situasi seperti ini, ya kami harus jalankan saja,” tegas Rendi.

Di sisi lain, tim kebanggaan Bonek itu sudah kehilangan seluruh pemain asingnya. Aryn Glen Williams, Makan Konate, Mahmoud Eid, dan David Aparecido da Silva. Mereka mengundurkan diri terlebih dahulu untuk melanjutkan karier. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)