BolaSkor.com - Persaingan titel LaLiga 2019-20 berlangsung seru di antara Real Madrid dan Barcelona. Blaugrana sempat memimpin klasemen dan saat ini disalip oleh El Real dengan jarak poin kedua tim empat poin.

Persaingan itu turut diwarnai oleh beberapa keputusan kontroversial VAR (Video Asisten Wasit) yang dituding berpihak kepada Madrid. Bek Barcelona, Gerard Pique menuturkan sebelumnya dan kini giliran Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu yang berbicara.

"VAR tidak adil dengan semuanya, selalu menguntungkan tim yang sama," cetus Bartomeu kepada Movistar.

"Saya merasa kecewa liga terbaik di dunia tidak berada di level yang kami harapkan. Sejak lockdown (virus corona), begitu banyak laga yang tidak adil dan tim yang diuntungkan selalu sama - dan banyak tim tidak diuntungkan."

Baca Juga:

Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Sergio Ramos Kembali Ukir Pencapaian Pribadi

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Man City dan Inter Takluk, Barcelona Menang Telak

Villarreal 1-4 Barcelona: Lionel Messi Raja Assists, Luis Suarez Samai Rekor Kubala

Real Madrid dituding dibantu VAR

"VAR harus menolong wasit-wasit. Di beberapa laga terakhir semuanya telah melihat gambaran bahwa VAR tidak digunakan dengan benar," tegas dia.

Senada dengan Bartomeu dan Barcelona adalah penyerang Athletic Bilbao, Iker Muniain. Usai kekalahan timnya dengan skor 0-1 melawan Madrid, Minggu (05/07) malam WIB Muniain menuding VAR menguntungkan Madrid.

Madrid menang melalui gol penalti Sergio Ramos, namun terjadinya penalti itu kontroversial. Penalti diberikan karena pelanggaran Dani Garcia kepada Marcelo dan Gonzalez Gonzalez, wasit laga melihat monitor di sisi lapangan sebelum memberi keputusan.

Uniknya, setelah kejadian itu Sergio Ramos menginjak Raul Garcia di area terlarang dan wasit tidak melakukan hal yang sama.

Momen kontroversi VAR di laga Bilbao vs Madrid

"Raul Garcia diinjak dan mereka (wasit) tidak meninjaunya kembali, itulah bedanya," ucap Iker Muniain.

"Kita semua telah melihat skema seperti ini selama berpekan-pekan sejak liga dimulai kembali, tergantung tim mana, beberapa keputusan dibuat. Semuanya dapat menarik kesimpulan mereka sendiri."

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane berbicara mengenai segala tudingan itu. Dia mengaku lelah mendengarnya dan meminta respek kepada anak-anak asuhnya yang seolah digambarkan hanya bisa memenangi laga dengan bantuan VAR.

"Saya lelah diberitahu bahwa kami menang karena (bantuan) wasit- wasit. Ini tidak akan berubah. Tapi para pemain layak mendapatkan respek. Tidak ada satu pun yang dapat merebut gol dari kami," tegas Zidane.