BolaSkor.com - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, angkat bicara mengenai kontroversi penggunaan VAR (Video Asisten Wasit) di Eropa, khususnya di Premier League yang baru menerapkan aturan VAR di musim ini (2019-20).

Ceferin meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam penerapan aturan VAR untuk mengkaji ulang peraturannya. Pasalnya, Ceferin melihat penerapan VAR sejauh ini berantakan, apalagi jika melihat aturan offside dengan jarak satu-dua sentimeter.

"Ini (penerapan VAR) semua berantakan. Saya tidak berpikir toleransi soal satu atau dua sentimeter untuk offside. Saya pikir aturan kami sebelumnya sudah cukup," tegas Ceferin, sebagaimana dilansir dari BBC Sport.

Baca Juga:

Topik Hangat yang Dibicarakan di Forum Pelatih Klub-klub Elite Eropa: Penerapan VAR

IFAB Bantu PSSI untuk Terus Matangkan VAR

5 Momen Bersejarah dalam Sepak Bola yang Tidak Akan Terjadi jika Ada VAR

Alekseder Ceferin

"Sayangnya, kami tidak memiliki banyak intervensi dalam kompetisi UEFA mengenai aturan VAR. Ini jelas kesalahan dan terus dibiarkan," keluhnya.

Selain meminta adanya pengkajian ulang soal aturan VAR, Ceferin juga menilai wasit yang memimpin pertandingan untuk lebih tegas mengambil keputusan, berdasarkan penilaian, pengalaman, dan insting mereka untuk mengambil keputusan dengan cepat, bukan mengandalkan laporan dari tim VAR.

Keputusan VAR di Premier League

"Jika Anda adalah wasit di lapangan, meskipun ada ribuan orang yang menekan Anda, keputusan tetap ada di diri Anda. Bukan dari orang yang bersembunyi di suatu tempat dan menatap layar," tambah Ceferin.

"Sekali lagi, saya sangat skeptis bahwa VAR bisa berjalan dengan baik. Faktanya hingga saat ini semua berantakan dan menimbulkan kontroversi," pungkas dia.