BolaSkor.com - Drama transfer Kylian Mbappe memanaskan bursa transfer musim panas 2021. Pada akhirnya Mbappe urung pergi dari PSG (Paris Saint-Germain) menuju Real Madrid dan bertahan di tim arahan Mauricio Pochettino.

Mbappe (22 tahun) menyisakan satu tahun terakhir dalam kontraknya di PSG. Jika situasi itu tak berubah maka juara Piala Dunia 2018 bisa pergi dengan status free agents pada akhir musim 2021-2022.

Madrid jadi satu-satunya klub yang paling dekat mendapatkannya karena sang pemain berhasrat main di sana. Legenda Madrid dan sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario juga memantau sepak terjangnya.

Ronaldo yang bermain di akhir 1990-an dan awal 2000-an mengakui kualitas Mbappe bak titisan dirinya. Mbappe digambarkan sebagai penyerang yang cepat dan punya kualitas teknik bagus.

Baca Juga:

5 Pemain Bintang yang Gagal Direkrut Real Madrid

Ketika PSG Tak Dapat Membeli Segalanya dengan Uang

Benzema Ingin Bermain Bersama Mbappe

“Dia (Mbappe) memiliki karakteristik yang mirip dengan saya. Dia memiliki kualitas yang gila (sangat bagus), memiliki teknik yang luar biasa dan tahu bagaimana menggunakannya dengan kecepatan tinggi," tutur Ronaldo dikutip dari Marca.

“Dia dapat melewati bek-bek, melewati penjaga gawang. Dia memiliki keterampilan berlari, seperti yang mereka katakan. Dan meskipun dia masih muda, dia telah menempuh perjalanan jauh. Saya suka Mbappe, saya mendukungnya.”

PSG Tak Bisa Jemawa

Bertahannya Mbappe mengartikan kekuatan PSG semakin mengerikan khususnya di lini depan. Mbappe bisa membentuk trisula maut bersama Neymar dan Lionel Messi.

PSG memang jadi bintang di bursa transfer musim panas 2021. Mereka mengamankan servis Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos, Georginio Wijnaldum, Achraf Hakimi, Danilo Pereira, Nuno Mendes, dan Lionel Messi.

Itu menjadikan mereka favorit juara Liga Champions, titel yang juga didambakan oleh PSG sejak diakuisisi konsorsium Timur Tengah. Tapi Ronaldo mengingatkan takkan mudah bagi PSG memenanginya.

Dia mencontohkan kala Real Madrid di eranya dengan julukan Los Galacticos berisikan David Beckham, Luis Figo, Roberto Carlos, tapi pada akhirnya selama lima musim Ronaldo di sana tak pernah memenangi Liga Champions.

Ronaldo dan era Galacticos Real Madrid

“Masih terlalu dini untuk memahami siapa yang akan memenangkan titel Liga Champions, gambaran mulai terbentuk di perempat final,” tambah Ronaldo.

“Paris Saint-Germain berada di posisi terdepan, tetapi berbicara adalah satu hal, bermain beda lagi. Banyak faktor yang memengaruhi apa yang terjadi di lapangan."

"Saya berada di Real Madrid selama hampir lima musim, di tim 'Galacticos' (bersama Zinedine Zidane, David Beckham, Luis Figo, dan lainnya) dan saya tidak pernah memenangkan Liga Champions."

“Menang tidak pernah matematis, bahkan jika Anda memiliki yang terbaik di tim Anda. Ini juga berlaku untuk PSG," urai dia.