BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengungkapkan resep timnya bisa meraih 10 kemenangan beruntun di Serie A 2020-2021. Conte memilih fokus pada hasil daripada bermain cantik.

Inter Milan kembali menang ketika bersua Sassuolo, di Giuseppe Meazza, Kamis (8/4) dini hari WIB. Nerazzurri unggul 2-1 berkat gol Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

Sejatinya, Inter tidak bisa menguasai jalannya laga. Il Biscione hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 30 persen. Menurut Opta Paolo, itu merupakan nilai terendah Inter setidaknya sejak Opta mengumpulkan data pada musim 2004-2005.

Hasil tersebut membuat Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen sementara Serie A. La Beneamata unggul 11 poin dari peringkat kedua, AC Milan.

Baca Juga:

Deretan Pemain Gratisan yang Dilirik Inter Milan

Senyuman Antonio Conte Menuju Scudetto Inter Milan

Satu Kondisi yang Membuat Romelu Lukaku Gabung Barcelona

Inter Milan Vs Sassuolo

"Kami perlu mengambil langkah lain jika ingin menjadi protagonis untuk Scudetto," kata Conte seperti dilaporkan DAZN.

"Sassuolo menjadikan penguasaan bola sebagai kekuatan utama. Jadi, kami memilih menutup celah di tengah. Kami tahu harus kalah dalam penguasaan bola."

"Estetis tak masalah, tetapi Scudetto terlalu penting. Kami memainkan sepak bola indah di Liga Champions dan kini semua orang mengatakan kami tersingkir. Jadi, kami harus fokus pada hasil," ujar Conte.

Dalam melancarkan serangan balik, Antonio Conte memiliki pemain-pemain cepat seperti Romelu Lukaku, Lautaro Martinez, dan Achraf Hakimi. Oleh karena itu, Conte bisa maksimal dalam menerapkan strategi bertahan.

Sassuolo Akui Kehebatan Inter Milan

Sementara itu, pelatih Sassuolo, Roberto De Zerbi, mengakui kehebatan Inter Milan. Menurutnya, Inter bermain efekif.

"Memang benar kami memiliki 70 persen penguasaan bola. Namun, kami menerima 15 tembakan, dibandingkan enam tembakan yang dicatatkan. Inter bisa memanfaatkan kecepatan Romelu Lukaku dan Ashley Young," tegas De Zerbi.