BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku kurang setuju dengan penerapan regulasi pemain U-20 di lanjutan Liga 1 2020. Sekalipun tujuannya demi Timnas Indonesia.

Menurutnya, regulasi itu dianggap tidak tepat sasaran. Terbukti di beberapa musim sebelumnya, regulasi pemain U-23 di Liga 1 tidak berjalan cukup efektif.

"Beberapa tahun lalu ada regulasi yang mewajibkan setiap tim menurunkan pemain U-23. Dan semua tahu bahwa peraturan itu tidak bekerja dengan baik karena kami tidak bisa memaksakan pemain yang belum siap untuk tampil," kata Robert Rene Alberts saat dihubungi, Jumat (26/6).

Setiap klub yang berlaga di Liga 1 berkeinginan memainkan pemain yang benar-benar siap, bukan karena dipilih berdasarkan paksaan hanya untuk memenuhi regulasi. Semisal Persib yang sudah menurunkan Beckham Putra Nugraha sejak musim 2019 lalu.

Baca Juga:

Kontrak Pemain Persib Bandung Bakal Berubah saat Jadwal dan Format Liga 1 2020 Sudah Jelas

Pesan Bek Timnas dan Bali United saat Liga 1 2020 Dilanjutkan

"Dia (Beckham) sudah mulai bermain dengan tim senior dari musim lalu dan kami akan melanjutkan itu karena dia mempunyai kualitas," jelas Robert Rene Alberts.

"Tapi dia mungkin belum siap untuk bermain 90 menit di setiap laga di liga karena melihat kebutuhannya. Tetapi perkembangan talenta Beckham adalah prioritas karena kualitasnya," bebernya.

Kondisi ini, lanjutnya akan berbeda dengan pemain Persib lainnya Erlangga Setyo yang juga terpanggil untuk menjalani pemusatan latihan bersama Timnas U-19. Pasalnya Erlangga merupakan pemain Persib U-18.

"Dia (Erlangga) belum masuk dalam tim senior. Jadi jika kami menempatkan dia (di tim senior) dan memaksakannya untuk bermain di Liga Indonesia, kami tidak bisa mengembangkan permainannya. Kenapa? karena dia secara fisik dan mental belum siap untuk menghadapi kompetisi level tertinggi Indonesia," jelasnya.

Robert Rene Alberts memastikan sangat mendukung Timnas Indonesia. Namun tidak tepat jika regulasi pemain U-20 diterapkan di Liga 1 2020 yang akan digelar September atau Oktober mendatang.

"Saya ada di posisi mendukung tim nasional untuk melakukan persiapan timnas menghadapi Piala Dunia U-20. Saya juga ingin membantu timnas melalui pengalaman saya ketika bekerja di Korea Selatan ketika Piala Dunia 2002."

"Ketika liga berhenti untuk melakukan persiapan bersama tim nasional untuk Piala Dunia, itu artinya pemain dalam konsentrasi yang tinggi untuk menghadapi Piala Dunia bersama tim nasional, bukan bersama klub," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)