BolaSkor.com – Terpilihnya PUBG mobile dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 sedikit menimbulkan kecemasan. Pasalnya dalam game tersebut terdapat aspek brutal dengan menampilkan darah.

Namun, hal ini tampaknya tidak perlu dikhawatirkan. Sebab dalam PON Papua 2020 nanti, Tencent selaku publisher PUBG Mobile di Indonesia sudah mengambil langkah prefentif untuk mengurangi visual yang bersifat brutal.

Hal ini dibenarkan oleh Country Manager Tencent Games, Aswin Atonie. Nantinya dalam pertandingan PON Papua 2020, game PUBG tidak akan menggunakan visual dengan tampilan darah.

Baca Juga:

PBESI Hadirkan Game Lokal di PON Papua 2020

Berkat Paralimpiade, Kepercayaan Diri Atlet asal Uganda Bertambah

“Jadi kita memang berkomitmen dalam PON Papua 2020. Sebelumnya sudah ada pembahasan. Akan ada pergantian visual darah dalam adegan tembak menembak,” tuturnya.

Melalui langkah ini, Aswin yakin game PUBG akan lebih aman untuk dimainkan. Jadi para peserta tidak perlu khawatir saat berpentas di PON Papua 2020.

Aspek kekerasan yang timbul di game bergenre battle royal sebenarnya sudah menjadi perhatian serius di Indonesia. Bahkan pada 2019 silam sempat terjadi polemik ketika MUI pusat berencana memberikan fatwa haram kepada game PUBG.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, MUI pusat memilih untuk tidak jadi mengeluarkan keputusan tersebut. Game bergenre battle royal seperti PUBG akhirnya diperbolehkan untuk dimainkan selama tidak menimbulkan efek negatif.

Penulis: Bintang Rahmat