BolaSkor.com - Penyerang legendaris Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memilih Thailand sebagai rival terbesar tim Merah-Putih di Asia Tenggara. Kurniawan membeberkan alasannya memilih Thailand ketimbang Malaysia.

Thailand dan Malaysia memang dikenal sebagai rival terbesar Timnas Indonesia baik di Piala AFF (dulu bernama Piala Tiger) atau di ajang SEA Games. Pertemuan Timnas Indonesia dengan kedua tim tersebut kerap dilabeli sebagai duel klasik Asia Tenggara.

Namun, ketimbang Malaysia, Kurniawan lebih memilih Thailand sebagai rival terbesar Timnas Indonesia. Sebab, si Kurus -julukan Kurniawan- punya memori pahit dengan tim peraih gelar terbanyak (5) di Piala AFF tersebut.

"Kalau yang saya anggap musuh bebuyutan itu Thailand, karena saya beberapa kali digagalkan Thailand. Saat SEA Games 1997 kalah, di final Piala Tiger 2000 kalah sama Thailand juga," kata Kurniawan kepada BolaSkor.com.

Baca Juga:

Legenda Piala AFF: Kurniawan Dwi Yulianto, Top Skorer Indonesia

Pandangan Shin Tae-yong soal Persaingan di Grup B Piala AFF 2020

Selain itu, kata Kurniawan, di era 1990-an sampai awal 2000-an, Timnas Thailand punya penyerang tajam dalam diri Kiatisuk Senamuang. Kurniawan dan Kiatisuk kerap terlibat persaingan untuk jadi top skorer atau pemain terbaik di berbagai ajang yang diikuti keduanya.

"Kami bersaing bahkan sejak Piala Pelajar Asia," ujar si Kurus.

Kurniawan sendiri tampil dalam empat edisi Piala AFF (dulu bernama Piala Tiger), yaitu pada 1996, 1998, 2000, dan 2004. Dalam empat kali kesempatan itu, Kurniawan total melesakkan 13 gol dan menjadikannya sebagai top skorer sepanjang masa Timnas Indonesia di Piala AFF.

Sayangnya, Kurniawan gagal mempersembahkan gelar juara untuk Timnas Indonesia. Pada Piala AFF edisi 2000 dan 2004, Kurniawan hanya mampu membawa Timnas Indonesia ke partai final sebelum dikalahkan Thailand dan Singapura di dua kesempatan tersebut.