BolaSkor.com - Persebaya Surabaya yang dalam tren positif punya spirit kuat untuk menang atas PSM Makassar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (14/1) malam. Persebaya ingin meraih tiga poin untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen Liga 1 2021-2022.

Persebaya tampaknya ingin membalas kekalahan di putaran pertama silam. Saat itu, Bajol Ijo takluk 1-3. Pelatih Persebaya Aji Santoso bertekad membalas hasil di putaran pertama tersebut.

"Tentunya di putaran kedua ini, kami ingin membalas kekalahan," tegasnya dalam sesi jumpa pers virtual siang tadi.

"Walaupun, menurut saya tidak mudah. Karena PSM, pelatih dan beberapa pemain baru beda dengan putaran pertama. Tapi yang jelas, misi kami untuk main bagus bisa mengalahkan PSM meskipun harus bekerja keras. Kami sangat ingin membalas kekalahan tersebut," tambah pelatih 51 tahun itu.

Baca Juga:

Marwin Angeles Lengkapi Komposisi Pemain Asing Persik Kediri

Menang Dramatis, Dragan Puji Kerja Keras Skuat PSIS

Stopper Persebaya Arif Satria mengamini tekad sang pelatih tersebut. Arif menyebutkan tim kebanggaan Bonek ini mengusung motivasi tinggi.

"(Kami) belajar dari pengalaman (pertemuan pertama) kemarin. (Pelatih) sudah mempersiapkan (taktik dan strategi), semoga besok sesuai dengan apa yang direncanakan," tuturnya.

"Apalagi, rekan-rekan semua dalam keadaan sehat dan memiliki kepercayaan diri yang bagus. Ini motivasi yang bagus dan semoga bisa kami tunjukkan dengan performa di lapangan. Dan pertandingan besok semoga diberi keberuntungan untuk (meraih) poin maksimal," tegas mantan pemain Persela Lamongan tersebut.

Cara Persebaya mengalahkan Juku Eja menjadi pertanyaan. Apalagi dalam dua laga terakhir, gawang Persebaya tiga kali bergetar. Tentu hal ini patut menjadi perhatian Aji Santoso. Semenjak bek asing Alie Sesay absen karena mendapat panggilan seleksi timnas Sierra Leone.

Aji Santoso menuturkan jika kekuatan terbaik Persebaya telah kembali. Diantaranya ada nama Reva Adi Utama dan Ricky Kambuaya. Pada laga sebelumnya, Reva harus absen karena akumulasi kartu. Sedangkan Ricky lantaran mendapat penghargaan dari pemerintah daerah Sorong, Papua Barat.

"Ricky sudah ada dalam tim besok. Juga tercatat dalam 21 daftar pemain. Dan, memang dalam dua pertandingan terakhir, kami menang tapi kebobolan. Tentunya itu menjadi evaluasi untuk kami. Dalam evaluasi, pemain belakang kami (minta) lebih solid. Tidak boleh terjadi lagi lawan dengan mudah bisa cetak gol ke gawang kami, itu sudah saya sampaikan kepada seluruh pemain," tandas pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)