BolaSkor.com - Kritikan demi kritikan diterima kiper Manchester United, David De Gea kala performanya menurun dan - parahnya lagi - memengaruhi hasil akhir. Kritikan itu bahkan datang dari legenda Man United yang menjadi pemerhati sepak bola Inggris, Roy Keane.

"Saya terkejut oleh gol itu. Saya sudah menyaksikan banyak laga sepak bola selama bertahun-tahun, namun gol itu membuat saya kesal menyaksikan pertandingan tersebut. Saya sudah kehilangan kesabaran dengan kiper ini (De Gea)," tutur Roy Keane.

"Tidak usah beralasan apapun untuk mengelak dari hal tersebut. Saya rasanya ingin memukulnya. Itu seharusnya jadi penyelamatan yang sederhana untuk seorang kiper kelas internasional."

"Spurs tampil baik. Tapi (Harry) Maguire dan De Gea. Saya tidak akan membiarkan mereka naik bus setelah pertandingan. Silahkan mereka memakai taksi ke Manchester."

Baca Juga:

Kemampuan David de Gea Diragukan, Ole Gunnar Solskjaer Pasang Badan

Pecahkan Rekor Peter Schmeichel, David de Gea Malah Minta Maaf

4 Blunder Fatal David De Gea Sepanjang Premier League 2019-2020

Roy Keane menuturkannya selepas laga imbang 1-1 Man United kontra Spurs dan De Gea gagal mengamankan sepakan dari Steven Bergwijn kala ia sudah membaca arah datangnya bola.

Itu baru satu contoh kritikan yang diterima De Gea di hari terburuknya. Kendati demikian hal itu tidak menutup fakta bahwa De Gea adalah kiper terbaik Man United saat ini dan warisan dari Sir Alex Ferguson.

De Gea (29 tahun) bertahan selama sembilan tahun dengan Man United sejak datang dari Atletico Madrid dan menjadi pemain senior di klub arahan Ole Gunnar Solskjaer. Kiper asal Spanyol sudah meraih satu titel Premier League, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa.

Bahkan De Gea hanya terpaut satu penghargaan Pemain Terbaik Man United dari legenda klub, Cristiano Ronaldo (De Gea empat kali dan Ronaldo lima kali). Menjelang laga Premier League melawan Southampton di Old Trafford, Selasa (14/07) dini hari WIB, De Gea akan memainkan laga ke-400 untuk klub jika dimainkan Solskjaer.

David De Gea

"Saya tidak berpikir dia (De Gea) akan bahagia sampai dia memenangkan piala yang lebih besar," kata Solskjaer soal De Gea.

"Ya, dia telah memenangkan penghargaan pribadi tetapi David bukan tipe yang peduli tentang itu. Saya pikir dia ingin tim untuk mengangkat (trofi) besar juga."

"Tinggal di Manchester United dalam kurun waktu ini dan tidak memenangkan lebih adalah sesuatu yang dia akan rasakan adalah titik hitam dalam kariernya."

De Gea tidak merespons kritikan yang datang. Fokusnya tetap sama dan selepas laga melawan Tottenham De Gea mencatatkan tiga clean sheets dari empat laga United yang belum pernah kalah di 17 laga beruntun di seluruh kompetisi.

"Mentalitas David sangatlah hebat. Anda tak bisa menjatuhkan mentalnya," ucap legenda United, Peter Schmeichel soal De Gea.

"Itulah yang Anda butuhkan ketika Anda menjaga gawang Manchester United. Setiap kesalahan kecil akan menjadi headline. Jika Anda tak bisa mengatasinya maka itu akan menjatuhkan Anda," urai dia.