BolaSkor.com - PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia mengeluarkan aturan baru. Ini terkait nyanyian dan koreografi, yang kemungkinan berbau SARA, mengandung unsur politik, dan penghinaan.

Seperti dituliskan oleh Persija Jakarta di akun Instagram-nya, aturan tersebut yakni penghentian pertandingan sementara apabila ada nyanyian dan atau koreografi oleh suporter yang mengandung unsur SARA, pesan politik, dan penghinaan.

Apabila dalam tiga kali penghentian kejadian masih terulang, wasit dijelaskan dapat menghentikan pertandingan sepenuhnya. Status akhir laga akan diserahkan kepada PSSI.

Aturan ini tertuang dalam edaran PSSI bernomor 07. Hal ini sebagai tindak lanjut untuk meredam kebencian yang bisa berujung kekerasan di sepak bola Indonesia.

(Instagram Persija)

PSSI sebelumnya telah mengeluarkan hukuman karena kebencian yang ditunjukkan oleh suporter. Kepada Persib Bandung, PSSI lewat Komite Disiplinnya memberikan hukuman tak boleh ditonton suporternya sampai paruh pertama musim 2019.

Persib Bandung juga harus menjalani partai kandang hingga akhir musim 2018 di luar pulau Jawa.

Terbaru, PSSI menjatuhkan hukuman kepada Arema FC karena pelanggaran saat menjamu Persebaya Surabaya.

Arema FC tak diperbolehkan menggelar laga kandang dengan penonton dan juga tak boleh didampingi suporternya ketika melakoni partai tandang sampai akhir musim.

Manajemen Singo Edan juga didenda 100 juta rupiah. Sementara dua suporternya Yuli Sumpil dan Fandy dijatuhi hukuman larangan masuk stadion seumur hidup karena turun ke lapangan, intimidasi, dan memprovokasi penonton lain memasuki area pertandingan.