Jakarta - Laga grup 8 Divisi Utama 2014 antara Persidafon Dafonsoro melwan Yahukimo FC  berakhir dengan hasil imbang 1-1. Tim tamu lebih dulu mencetak angka di babak pertama, dan baru terbalas oleh Persidafon di paruh kedua. Pemain depan Yahukimo FC Rayos Kobak berhasil menjebol gawang Persidafon yang dijaga Nur Afandi di menit ke-34. Kedudukan 1-0 untuk kemenangan sementara tim tamu bertahan hingga akhir babak pertama. Persidafon yang mencoba mengejar ketertinggalan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Yance Ternando Marthindas sukes menyarangkan bola ke gawang Yahukimo FC tanpa bisa ditangkis Tony Aryo Bintaro. Papan skor tetap menunjukkan angka 1-1 hingga peluit panjang ditiup wasit. Dikutip dari antaranews.com, Pelatih Persidafon Friets Yom mengaku bangga dengan Bertho Monim dan kawan-kawan karena bisa mengimbangi permainan Yahukimo FC yang terlihat begitu ngotot untuk mencuri poin dalam pertandigan yang berlangsung di Stadion Barnabas Jouwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat sore. "Secara umum anak-anak sudah bermain baik. Pertandingan juga berjalan dengan baik dan kepemimpinan wasit pada pertandingan ini sangat tegas," ujarnya usai bertanding. Friets mengakui hasil imbang yang didapat itu karena persiapan yang dilakukan timnya cukup singkat jika dibandingkan oleh tim lainnya di grup 8. "Kualitas tim kami memang masih perlu ditingkatkan terutama latihan fisik, taktik dan kebersamaan untuk membentuk tim. Mungkin tim lain mempunyai waktu latihan yang lebih lama dari pada kami, sehingga hasilnya bisa seperti ini," katanya. Namun, Friets berjanji akan melakukan evaluasi dan pembenahan guna mematangkan kesiapan tim ke pertandingan-pertandingan berikutnya agar bisa meraih hasil yang maksimal. "Kalau mau bicara secara kualitas tim Persidafon diatas Yahukimo FC tinggal penyelesaian akhir yang sangat kurang. Tapi secara keseluruhan saya sangat puas kalau melihat dari persiapan yang kami lakukan," ucapnya. Asisten pelatih Yahukimo FC Anis Kogoya memberikan apresiasi kepada Rayos Kobak dan kawan-kawan karena bisa main leluasa tanpa rasa tertekan. "Hasil imbang ini patut diapresiasi, karena bisa menahan tim kaya pengalaman. Apa lagi persiapan kami juga hanya dua pekan, namun tim ini mampu menampilkan permainan terbaiknya," katanya. Ke depan, Anis berharap ada perhatian dari masyarakat dan pemerhati sepak bola asal daerahnya mengingat tim tersebut belum punya sponsor yang kuat. "Pendanaan masih kurang, harapannya dengan menunjukkan permainan yang baik, ada pihak yang mau menjadi sponsor," pungkasnya.