BolaSkor.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menilai rotasi pemain bukan menjadi alasan timnya kalah 3-0 kontra Lille pada matchday 3 Grup H Liga Europa 2020-2021, di Stadion San Siro, Jumat (6/11) dini hari WIB. Pioli merasa, penyelesaian akhir Milan melemah.

Laju tak terkalahkan AC Milan akhirnya terhenti setelah 24 pertandingan. Menghadapi Lille, Rossoneri kalah telak 3-0. Hattrick Yusuf Yazici menjadi penyebabnya.

Baca Juga:

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Europa: Arsenal Sempurna, AC Milan Kalah di Kandang

Momentum AC Milan untuk Akhiri Dominasi Juventus di Serie A

Kilas Balik Rekor Tak Terkalahkan AC Milan Selama 24 Laga dan 242 Hari

AC Milan Vs Lille

Usai pertandingan, Pioli menilai rotasi pemain yang dilakukannya bukanlah penyebab Milan kalah. Menurut sang pelatih, Milan banyak membuat ruang terbuka.

"Kami mengevaluasi positif dan negatif. Untuk pertama kalinya, setelah sekian lama, kami punya lebih banyak hal negatif daripada positif. Kami bukan diri sendiri karena Lille adalah tim yang akan memanfaatkan kesalahan itu," ujar Pioli seperti dilaporkan Football Italia.

"Saya pikir, ini adalah starting XI terbaik untuk situasi ini. Itu seimbang dan kompetitif. Selain penalti, saya merasa kami benar-benar melakukan dengan baik pada babak pertama. Namun, pergerakan dan penyelesaian kami pada sepertiga akhir tidak seperti biasanya."

"Jelas, seiring berjalannya waktu kami kebobolan dua gol berurutan dengan lawan yang memanfaatkan ruang terbuka. Kami dihukum terus-menerus," imbuhnya.

"Saya pikir skornya agak telat. Namun, kami tahu tim akan seimbang dan siap untuk pertandingan berikutnya."

Dengan hasil tersebut, Milan merosot ke posisi kedua klasemen sementara. Il Diavolo Rosso mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.