BolaSkor.com - Drama tersaji saat Tottenham Hotspur menjamu West Ham United dalam lanjutan Premier League 2020-2021, Minggu (18/10). Tim tamu mampu mengejar ketertinggalan tiga gol di penghujung laga untuk menutup pertandingan dengan skor 3-3.

Dalam laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur stadium, tuan rumah seperti akan menang dengan mudah Son Heung-Min mencetak gol pada menit pertama. Situasi bertambah sulit setelah Harry Kane menambah dua gol lain dalam tempo 16 menit.

Skor tidak berubah hingga waktu normal tersisa delapan menit saja. Namun mulai saat itulah drama dan keajaiban tercipta.

Baca Juga:

David Moyes Sediakan Helikopter Khusus untuk Bujuk Gareth Bale Gabung Manchester United

David Moyes Iri Lihat Cara Manchester United Perlakukan Ole Gunnar Solskjaer

Tottenham Hotspur 3-3 West Ham United: Debut Gareth Bale Berubah Jadi Mimpi Buruk

Tottenham Hotspur vs West Ham United

Sundulan Fabian Balbuena pada menit ke-82 masih dianggap sebagai sebuah gol hiburan West Ham. Begitu juga dengan bunuh diri yang dilakukan Davinson Sanchez tiga menit berselang.

Tendangan spektakuler Manuel Lanzini pada masa injury time akhirnya menunjukkan kebangkitan West Ham nyata adanya. Tak heran jika gol tersebut disambut dengan sangat emosional oleh skuat The Hammers.

Menariknya, David Moyes selaku manajer West Ham tidak bersikap berlebihan. Ia hanya merayakan gol dengan melompat dan melakukan tinju ke udara.

Terkait selebrasi tersebut, Moyes coba menyindir Jose Mourinho secara halus. Ia mengaku tak mau mengikuti jejak manajer berkebangsaan Portugal itu yang meluncur dengan lututnya untuk merayakan gol.

"Saya tidak akan meluncur di touchline dengan lutut saya karena itu sudah pernah dilakukan sebelumnya," kata Moyes kepada Sky Sports.

Mourinho memang dikenal sebagai salah satu manajer yang ekspresif. Ia tak segan berlari meninggalkan bangku cadangan untuk ikut merayakan gol kemenangan yang dicetak tim asuhannya.

Meski begitu, Moyes tak mau berbicara lebih jauh soal selebrasinya. Ia lebih suka mengomentari penampilan Manuel Lanzini dan kawan-kawan yang dinilai layak membawa pulang satu poin.

"Pembicaraan tim pada paruh waktu sebenarnya sulit, karena kami tertinggal 3-0 tetapi saya pikir kami bermain sangat baik. Kecuali pada lima atau 10 menit pembukaan," tambahnya.

"Sebagai seorang manajer, sangat sulit untuk merasa bangga, tetapi saya harus mengatakan malam ini adalah momen yang membanggakan untuk menjadi manajer tim. Seberapa baik kami bermain, seberapa baik mereka mempertahankannya dan tidak pernah menyerah."