BolaSkor.com - Misi bersaing di jalur juara Liga 1, tampak sejalan dengan upaya keras Madura United itu dalam membangun kekuatan. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu bahkan sudah memplot anggaran fantastis hingga puluhan Miliar demi mencapai target itu.

Kabarnya, dana melimpah yang dikucurkan pihak manajemen Madura United mencapai Rp 50 Miliar. Dana sebanyak itu merupakan anggaran keseluruhan dalam operasional tim, sehingga urusan kontrak pemain bisa menembus setengahnya.

"Tidak sampai segitu (Rp 50 Miliar). Tapi kurang lebih sekitar itu (Rp 25 Miliar)," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq soal anggaran Madura United musim ini.

Baca Juga:

Efek Kick Off Liga 1, Gaji Pemain Madura United Terancam Baru Dibayar pada Mei

Alberto 'Beto' Goncalves Berbaju Madura United

Namun demikian, ia tidak ingin terlalu fokus pada angka. Yang jelas, anggaran besar itu sudah sejalan dengan apa yang menjadi visi dan misi Madura United sepanjang komposisi tahun ini.

"Kekuatan tim ini sebenarnya tidak berubah. Ada 60 sampai 70 persen pemain yang dipertahankan. Bahkan, beberapa diantaranya memasuki tahun keempat," tandasnya.

Upaya menguak besaran anggaran Madura United memang menggelitik media. Hal itu setelah klub yang mengakuisisi Pelita Bandung Raya tersebut berhasil mendatangkan sejumlah pemain anyar berstatus bintang.

Dari barisan pemain nasional, ada Andik Vermansyah (Kedah FA), Muhamad Ridho (Borneo FC), Zulfiandi, Markho Merauje, hingga Alberto Goncalves (Sriwijaya FC) yang dihadirkan di Madura.

Sedangkan pada posisi pemain asing, Madura United melengkapi kuotanya dengan mendatangkan kembali Dane Milovanonic (Australia), Jaimerson Xavier (Persija Jakarta), dan Aleksandar Rakic, striker PS TIRA asal Serbia yang merebut gelar top skorer Liga 1 dengan 21 gol pada musim lalu. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)