BolaSkor.com - LaLiga merilis laporan keuangan untuk musim 2017-2018. Dalam laporan tersebut, LaLiga mengungkapkan dampak positif kompetisi tersebut bagi ekonomi makro di Spanyol.

Seperti di Indonesia, masyarakat Spanyol juga gila sepak bola. Tidak heran apabila LaLiga dan segala hal yang berhubungan di dalamnya begitu digandrungi.

Hasilnya, banyak warga Spanyol yang bekerja di industri sepak bola seperti LaLiga. Kondisi tersebut membuat LaLiga menjadi kompetisi sepak bola dengan pendapatan per kapita terbesar di Eropa.

LaLiga bukan hanya memajukan industri sepak bola Spanyol. Industri lain pun terkena dampak positif seperti pariwisata, periklanan, hingga penjualan video games.

Baca Juga:

LaLiga Sisihkan Dana untuk Proyek Sosial

Perkembangan Ekonomi LaLiga Naik 20,6 Persen dari Musim Sebelumnya

Rodrigo Gallego Abad

Terbukti, LaLiga menyumbangkan 1,37 persen dari Produk Domesti Bruto (GDP) Spanyol pada 2017. Jumlah itu ditambah lapangan pekerjaan untuk 0,98 persen masyarakat Spanyol serta 1,93 persen kontribusi pajak.

"LaLiga merupakan kompetisi sepak bola dengan pendapatan per kapita terbesar di dunia. Premier League memang mendapatkan uang lebih besar, tetapi itu karena Inggris lebih kaya dibandingkan Spanyol," ujar wakil LaLiga di Indonesia, Rodrigo Gallego Abad, di Txoko Restaurant, Jakarta, Selasa (14/5).

"Dari perspektif ekonomi, LaLiga lebih penting untuk Spanyol dibandingkan Premier League bagi Inggris. LaLiga juga memberikan lapangan pekerjaan kepada hampir satu persen dari masyarakat Spanyol."

"Industri yang menyumbangkan lebih dari satu persen GDP adalah salah satu industru terbesar di negara tersebut. Orang-orang di Spanyol sebagian besar bekerja di industri sepak bola," imbuhnya.