BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menerapkan strategi yang hebat dan cerdas kala timnya melakukan remontada (berbalik unggul setelah tertinggal) kontra Real Madrid di leg satu 16 besar Liga Champions, Kamis (27/02) dini hari WIB.

Sempat tertinggal dari gol Isco (60'), The Citizens berbalik menang dari dua gol tambahan Gabriel Jesus (78') dan Kevin De Bruyne (83' penalti). Man City menang 2-1 dan Real Madrid bermain dengan 10 pemain kala Sergio Ramos menerima kartu merah di menit 86.

"Ini (penampilan Man City) masterclass. Seringkali orang mempertanyakan Pep - tidak menjadikan David Silva, Raheem Sterling, Sergio Aguero, Fernandinho (sebagai starter) - ia pantas mendapat apresiasi yang sangat tinggi," tutur mantan bek City, Micah Richards, di BBC Sport.

"Malam ini ia menunjukkan bahwa jika ia bukan (pelatih) terbaik dunia, maka ia salah satu dari tiga terbaik."

Baca Juga:

Real Madrid 1-2 Man City: The Citizens Ukir Sejarah di Santiago Bernabeu

Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Punya Tuah Bagus Bermain di Santiago Bernabeu

Hasil Liga Champions: Lyon Tekuk Juventus, Man City Kalahkan Real Madrid

Taktik jenius Pep Guardiola memang sudah terlihat kala ia menerapkan 4-4-1-1 dan mencadangkan pemain-pemain seperti David Silva, Sergio Aguero, Fernandinho, dan Raheem Sterling. Nama yang disebut terakhir performanya sedang tidak bagus.

Pep Guardiola dan Zinedine Zidane

"Raheem Sterling tidak dalam bentuk (permainan) terbaik belakangan ini," tambah Richards.

"Tapi ia dapat mengubah permainan dengan caranya berlari di tengah bek lawan. Anda bisa lihat mengapa Real Madrid tertarik padanya. Tapi City memiliki pemain yang lebih baik dari mereka," lanjut dia.

Kemenangan atas Real Madrid itu membawa Pep Guardiola melalui rekor tiga pelatih (dan mantan pelatih) sekaligus dalam kategori: manajer dengan kemenangan terbanyak di fase gugur Liga Champions.

Pep Guardiola memenangi 28 laga, melewati Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho, dan Carlo Ancelotti, yang sama-sama memenangi 27 laga. Itu dikutip dari Opta.

Tidak hanya itu, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen juga menjadi pelatih dengan jumlah kemenangan terbanyak melawan Real Madrid di seluruh kompetisi pada abad 21. 10 kemenangan, melewati Ernesto Valverde dan Diego Simeone (sembilan kemenangan).