BolaSkor.com - Adaptif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti mudah menyesuaikan (diri) dengan keadaan. Hal inilah yang dituntut manajer Chelsea Frank Lampard kepada pasukannya.

Hingga saat ini masih belum terungkap jelas seperti apa Lampard sebagai manajer. Mulai dari gaya kepelatihan, pendekatan dengan pemain, hingga sistem taktik permainan. Namun satu hal pasti, Lampard selalu terbuka untuk perubahan.

Baca Juga:

Prediksi Top 5 Premier League Musim 2019-20

Frank Lampard Dukung Pemain Muda Chelsea Dipanggil ke Timnas Inggris

Antonio Rudiger (chelseafc.com)

"Saya ingin kami bisa lebih beradaptasi dan bermain dengan berbagai formasi," ujar Lampard usai timnya menang 5-2 di markas Wolverhampton pekan lalu.

Saat melibas Wolves, Lampard memang memilih tampil dengan sistem yang menyesuaikan lawan. Pada laga itu Chelsea bermain dengan pertahanan tiga bek. Skema serupa dipakai Lampard saat Chelsea takluk 0-1 saat menjamu Valencia di Liga Champions.

Minggu (22/9), Lampard dan pasukannya akan meladeni lawan tangguh, pemuncak klasemen yang hingga pekan kelima selalu mencatat kemenangan, Liverpool. Muncul pertanyaan, apakah Lampard masih akan bertahan dengan tiga bek atau kembali ke pola 4-3-3? Pilihan kedua, pola 4-3-3 terbilang berjalan baik saat Chelsea berhadapan dengan Liverpool di ajang Piala Super Eropa.

Liverpool memiliki trio penyerang menakutkan. Lampard tentu sudah memikirkan formula untuk meladeni ketajaman trio The Reds.

Berikut empat pilihan Lampard di lini pertahanan untuk bisa meladeni trio Liverpool.

1. Tiga Bek dan Satu Gelandang Bertahan

Memakai pertahanan tiga bek berjalan baik saat Chelsea melawan Wolves. Akan tetapi sukses itu tidak lepas dari pengalaman seorang Antonio Rudiger.

Memang Chelsea sempat lengah saat kedudukan 4-0 dan kebobolan dua gol oleh Wolves. Namun secara keseluruhan lini pertahanan Chelsea terlihat solid dan mampu meredam ancaman serangan balik lawan.

Yang masih menjadi tanda tanya adalah soal kesiapan Rudiger. Bek asal Jerman ini sempat diganggu cedera. Meski bisa tampil melawan Liverpool, apakah dia sudah dalam kondisi prima? Pasalnya Kurt Zouma belum sematang Rudiger. Trio Zouma, Andreas Christensen, dan Fikayo Tomori masih belum benar-benar teruji.


2. Tiga Bek dengan Dua Gelandang Bertahan

Untuk laga melawan Liverpoo, status N'Golo Kante masih belum jelas. Dalam keterangan jelang laga, Lampard hanya mengatakan dia berharap Kante bisa tampil.

Jika Kante ditampilkan, sang gelandang asal Prancis itu akan berpasangan dengan Jorginho di lini tengah. Yang menjadi permasalahan, Chelsea masih terihat canggung bermain dengan dua gelandang bertahan.

Dalam laga melawan Valencia, Chelsea memainkan Mateo Kovacic dan Jorginho. Sepanjang laga keduanya terlihat sering bertabrakan dalam posisi.

3. Empat Bek dengan Satu Gelandang Bertahan

Bukanlah sebuah kejutan jika Lampard memilih bermain dengan skema 4-3-3 saat melawan Liverpool. Pasalnya sistem ini sudah terbukti mampu menyulitkan Liverpool.

Pada laga di Piala Super Eropa, trio Kante, Jorginho, dan Ross Barkley menjadi penguasa lini tengah. Melihat performa terakhir, besar kemungkinan Lampard akan memilih Kovacic ketimbang Barkley pada laga kali ini.

Di lini tengah sudah tidak ada masalah, bagaimana lini pertanahan? Siapa duet bek tengah yang dipilih? Apakah Lampard memberi kepercayaan kepada duet Christensen dan Tomori yang belum teruji melawan Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane?

4. Empat Bek dengan Dua Gelandang Bertahan

Sejak dipermalukan Manchester United di laga pembuka Premier League, Lampard sepertinya menjauh dari skema 4-2-3-1. Apakah dia akan kembali mencobanya saat menjamu Liverpool? Kemungkinan besar tidak.

Dari pilihan yang ada, skema ini bisa dipastikan yang paling tipis kemungkinannya dipilih Lampard. Namun semua bisa saja berubah, terutama jika Rudiger dan Kante dalam kondisi 100 persen fit.