BolaSkor.com - Kekalahan 0-2 dari Persela Lamongan tidak hanya menggagalkan ambisi Arema FC dalam mengusung misi curi poin. Namun, kekalahan itu juga melanjutkan rekor buruk Arema dalam lawatan ke Lamongan.

Secara keseluruhan, tim Singo Edan menuai tiga kekalahan beruntun di ajang Liga 1 selama tiga tahun berturut-turut. Sebelumnya, Arema menderita kekalahan dengan skor telak 0-4 pada kompetisi Liga 1 musim 2017 dan 2018.

"Kami menciptakan sejumlah peluang, tetapi tidak bisa maksimal. Sebaliknya, Persela sekali peluang langsung masuk (menjadi gol) hingga kami akhirnya kalah," kata Muhammad Rafli, sedikit mengulas jalannya pertandingan.

Baca Juga:

Bantai PSIS, Strategi Persebaya Berjalan dengan Baik

Persela Bungkam Arema FC, Persebaya Gilas PSIS

Sehingga, ia pun menilai tim Laskar Joko Tingkir memang layak memenangkan pertandingan. Permainan atraktif sepanjang pertandingan mampu dihadirkan Persela, dan menciptakan atmosfer seru bagi suporter di Stadion gelora Surajaya Lamongan.

"Terlihat kedua tim sama-sama ingin menang, tidak ada yang mau kalah. Terima kasih kepada Aremania yang sudah datang mendukung kami, dan juga selamat atas kemenangan Persela," imbuhnya.

Di sisi lain, Rafli pun tahu kekalahan kali ini semakin memperpanjang rekor buruk Arema FC dalam lawatan ke Lamongan. Pasalnya, ia menjadi satu dari sekian pemain Arema yang ikut merasakan getirnya dua kekalahan sebelumnya.

"Tapi, semua pemain Arema sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Kami hanya kurang beruntung," tuntas pemain yang kerap mengisi lini tengah Timnas U-23 tersebut.

(Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)