BolaSkor.com - Timnas Jepang gagal meraih titel Piala Asia 2019. Di final yang berlangsung di Stadion ZSC beberapa waktu lalu, secara mengejutkan Jepang kalah 1-3 dari Qatar yang meraih titel untuk kali pertama di percobaan final pertama.

Cerita seperti itu tidak pernah dialami Jepang sebelumnya. Setiap Jepang mencapai final, yakni pada tahun 1992, 2000, 2004, dan 2011, Jepang selalu menjadi juara. Samurai Blue kesulitan menembus ketatnya pertahanan Qatar di final.

Kendati demikian, ada pemandangan menarik dari Jepang yang sempat mereka perlihatkan di Piala Dunia 2018. Dikutip dari Twitter resmi Piala Asia, Jepang membersihkan ruang ganti pemain dan menuliskan ucapan terima kasih ke dalam tiga bahasa: Inggris, Arab, dan Jepang.

Baca Juga:

Jepang 3-0 Iran: Samurai Blue Tembus Final Piala Asia untuk Kali Kelima

Qatar 3-1 Jepang: Almoez Ali Pecahkan Rekor, Al Annabi Kampiun Piala Asia 2019

Suasana ruang ganti timnas Jepang

Tampak terlihat gambar foto ruang ganti pemain yang pernah ditempati Jepang dalam kondisi yang sangat bersih dan tertata rapih. Bagi fans yang mengikuti sepak terjang, pemandangan itu juga pernah terjadi di Piala Dunia 2018.

Berlangsung di Rusia, perjalanan Jepang kandas di 16 besar setelah dikalahkan Belgia dengan skor 2-3. Para pemain dan staf pelatih juga membersihkan ruang ganti pemain. Tidak hanya itu, suporter asal Jepang juga memberi contoh yang baik ketika membersihkan sampah di dalam stadion.

"Saya suka pemain-pemain Jepang! Bahkan ketika pemain U-16 punya kesempatan bermain di sini, Malaysia, mereka memberi tepuk tangan kepada fans Malaysia dan hormat kepada kami pasca laga berakhir. Sikap berkelas. Respek," tutur warganet @Harizzu.

"Pemain-pemain Jepang dan fans mereka bersikap dengan baik dan dihargai di seluruh dunia karena pertanda baik dari mereka," imbuh @rakeshrussell.

Patut ditiru memang apa yang dilakukan Jepang dan juga fans mereka. Menang kalah dalam sebuah pertandingan adalah hal yang lumrah di olahraga apapun. Tapi, cara Jepang menunjukkan respeknya, meski kalah patut diberi acungan jempol.