BolaSkor.com - Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo minta untuk dicadangkan pada laga perdana timnya di Serie A kontra Udinese. Permintaan tersebut mengundang respons dari Giovanni Cobolli Gigli sebagai mantan presiden.

Gigli merasa tindakan Ronaldo tersebut bisa menghambat upaya tim untuk kembali meraih trofi Serie A. Ia juga menyarankan Juventus segera menjual pemain asal Portugal itu sebelum bursa transfer ditutup.

Dengan sisa kontrak satu tahun lagi, CR7 kerap dirumorkan akan hengkang dari I Bianconeri termasuk akan menyusul sang rival, Lionel Messi ke PSG. Namun sang pelatih, Massimiliano Allegri membuat pernyataan tegas bahwa Ronaldo akan bertahan.

Baca Juga:

Dicadangkan, Masa Depan Cristiano Ronaldo Jadi Misteri

Bursa Transfer yang Kian Bergejolak Jelang Penutupan

Situasi Pelik Cristiano Ronaldo di Juventus

"Ronaldo adalah bonus tambahan bagi kami, karena dia menjamin sejumlah besar gol. Jelas, kami juga harus bekerja sebagai tim untuk mengeluarkan yang terbaik dari seorang individu," ucap Allegri.

"Dia selalu berlatih dengan baik, saya hanya membaca gosip di koran. Dia tidak pernah mengatakan kepada kami bahwa dia ingin pergi. Ronaldo mengatakan kepada saya bahwa dia akan bertahan di Juventus."

Perjalanan Ronaldo bersama Juventus memang tidak perlu diragukan. Dengan harga Rp 2 triliun dari Real Madrid, pemain berusa 36 tahun itu telah mencetak 101 gol dan 22 assists dalam 134 pertandingan di seluruh kompetisi.

Catatan baik tersebut tampaknya tidak membuat Gigli terpana. Ia masih beranggapan bahwa merekrut Ronaldo adalah sebuah kesalahan besar Juventus dan berharap klub bisa segera melepasnya musim ini.

"Merekrut Ronaldo adalah sebuah kesalahan. Dia pemain hebat, Tapi saya harus jujur, semakin cepat dia pergi, semakin baik untuknya dan Juventus" ujar Gigli dilansir dari Goal.

"Saya berharap Massimiliano Allegri tahu bagaimana terus memainkannya seperti yang dia lakukan melawan Udinese. Yaitu, dengan kecerdasan dan saat pertandingan sedang berlangsung."

"Ronaldo menghambat serangan Juventus. Tanpa dia, mereka bisa melakukan hal-hal luar biasa secara kolektif" tutupnya.

Penulis: Deva Asmara Kusuma