BolaSkor.com - Los Angeles Lakers sementara unggul 3-1 pada semifinal Wilayah Timur NBA setelah melibas Houston Rocket pada game keempat, 110-100, Jumat (12/9) WIB. Keberhasilan Lakers meredam James Harden menjadi salah satu faktor kemenangan pada duel tersebut.

Performa James Harden terus menukik setelah menggila pada game pertama. Sudah bisa diperkirakan, tiap kali Harden diredam, Rockets bakal kesulitan. Inilah yang terjadi saat Lakers mampu memenangi tiga game beruntun setelah kalah di duel pembuka.

Pada game keempat, Harden yang digadang-gadang bisa menjadi MVP seperti menghilang. The Beard, julukan Harden, hanya dua kali memasukkan bola dari 11 kali usaha lewat permainan terbuka.

Baca Juga:

5 Fakta Menarik Ja Morant, NBA Rookie of the Year 2019-20

Perjudian Raptors ke Nick Nurse yang Berujung Gelar NBA dan Pelatih Terbaik

Uniknya, Harden masih mampu mencatat 21 poin dalam laga tersebut. Hal itu karena dalam pertandingan tersebut Harden 20 kali mendapatkan kesempatan free throws alias lemparan bebas.

Dalam mencetak poin, tidak ada yang meragukan James Harden. Dia selalu mampu menyumbang angka, apakah itu lewat lay-up, tembakan tiga angka, atau tentu saja dari lemparan bebas - yang tidak jarang dituding didapat berkat aksi aktingnya.

Karena itu hampir semua lawan berusaha mendapatkan cara untuk meredam Harden tanpa harus melakukan pelanggaran, sebuah hal yang terbukti sulit dilakukan. Kesulitan yang dirasakan juga oleh Lakers.

Usai menang 110-100 atas Rockets, bintang Lakers LeBron James secara khusus menyoroti kemampuan Harden mendapatkan pelanggaran yang membawanya ke garis lemparan bebas. Bukannya mengecam Harden, seperti kebanyakan lawan lainnya, LeBron James justru memuji. Walau tidak sedikit yang mengartikan pujian tersebut sebagai sindiran.

“James Harden adalah salah satu pemain menyerang terbaik yang pernah kita saksikan di liga. Dia mendapatkan 20 kali percobaan lemparan bebas. Orang ini sangat pintar hingga masih bisa mendapatkan 20 lemparan bebas. Dia punya banyak trik," ujar James dikutip SB Nation.

"Kami berusaha membatasi segalanya karena dia mampu mencetrak skor. Dia punya banyak cara membuat angka, menerobos masuk, menembak tiga angka saa transisi, step back."

"Dia sangat cerdik dengan gerakan-gerakannya. Hal ini yang membuatnya bisa mendapatkan lemparan bebas. Tapi kami harus tetap menghentikannya karena dia sangat hebat dalam membuat angka," papar James.

Duel game keempat bisa menjadi salah satu bukti kemampuan Harden dalam mencetak angka meski dia bermain buruk. Harden masih mampu mencetak angka meski tembakannya tidak ada yang masuk. Pada game keempat, Harden mencatat 21 poin, empat rebound, 100 assist, dan tiga blok. Harden mampu mengumpulkan 21 poin meski cuma mencatat field goal 2 dari 11. Dari 21 poin yang dikemasnya, 16 berasal dari 16 lemparan bebas.

Baca Juga:

Pernah Jadi Juri NBA Slam Dunk Contest, Pemeran Black Panther Tutup Usia

5 First Pick di NBA Draft Paling Gagal Selama 20 Tahun Terakhir

Dalam laga tersebut, 20 kali Harden mendapatkan lemparan bebas. Catatan ini merupakan yang tertinggi sepanjang seri playoff kali ini. Bahkan jumlah 20 lemparan bebas itu sama dengan yang dicatat Lakers secara keseluruhan pada laga tersebut.

Meski mendapatkan pujian karena kemampuannya mencetak poin meski dalam performa buruk, penampilan Harden yang menurun setelah game pertama seakan mengukuhkan predikat sebagai pemain yang selalu memble pada fase genting playoff.

Sepanjang kariernya, bukan pertama kali Harden tampil buruk pada laga-laga penting di playoff. Pada game keempat, Harden boleh saja mencetak 21 poin, namun buruknya efisiensi tembakan sangat merugikan timnya.
Seperti sebelum-sebelumnya, Harden yang dikenal memiliki tembakan tiga angka yang jitu, mencatat persentase buruk dalam tembakan tiga angka saat di playoff. Sejak tampil di playoff pada 2016 persentase tembakan tiga angka Harden tidak pernah melewati 36 persen.

Bahkan dalam 11 musim, hanya dua kali Harden bisa mencatat persentase tembakan tiga angka di atas 35 persen, angka yang rendah buat pemain yang dikenal piawai dalam tembakan tiga angka.

Tentu masih ada kesempatan bagi Harden untuk membuktikan kualitasnya sebagai pemain bintang. Namun sekali lagi, dengan rekam jejak di laga penting, tidak banyak yang memprediksi Harden akan bangkit pada game kelima, duel yang wajib dimenangkan jika tidak ingin tersingkir.