BolaSkor.com - Legenda Arsenal, Thierry Henry, menilai buruknya performa Nicolas Pepe terjadi bukan karena kesalahannya melainkan kesalahan kolektif The Gunners - julukan untuk Arsenal. Henry memahami kesulitan yang dialami Pepe.

Penyerang sayap asal Pantai Gading direkrut dari Lille di musim panas ini sebesar 72 juta poundsterling - rekor transfer klub. Pepe datang dengan rekrutan anyar lainnya seperti: Dani Ceballos, William Saliba (dipinjamkan ke Saint-Etienne), Kieran Tierney, dan David Luiz.

Penampilan Pepe belum memuaskan publik dan jauh dari ekpektasi pemain seharga 72 juta poundsterling. Henry, mantan striker Arsenal, membela Pepe dan menilai bukan salahnya penampilan tim arahan Unai Emery tidak bagus sejauh ini.

Baca Juga:

Tanpa Kemenangan di Lima Laga Beruntun, Petinggi Arsenal Masih Mendukung Unai Emery

Sepenggal Cerita Nicolas Pepe, Bekas Kiper yang Kariernya Nyaris Hancur karena Cokelat

Unai Emery Minta Tidak Ada Ekspektasi Tinggi untuk Nicolas Pepe

Nicolas Pepe

"Orang-orang suka menyoroti pemain, tapi jika tim bermain sedikit lebih baik, mungkin dia juga akan bermain sedikit baik," ucap Henry, sebagaimana dilansir dari Standard-Sport.

"Saat ini, bukan salah Pepe, melainkan salah Arsenal. Semoga saja dia dan tim dapat tampil lebih baik jadi kami bisa kembali ke empat besar lagi," sambungnya.

Henry meminta publik melupakan banderol besar Pepe dan membiarkannya beradaptasi, sebab tidak mudah beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris (Premier League).

"Orang-orang harus melupakan soal banderol. Dia (Pepe) tidak meminta untuk dibeli seharga uang tersebut untuk dirinya sendiri," imbuh Henry.

"Tak pernah mudah datang ke dalam suatu tim (baru), beradaptasi dengan gaya bermain baru. Premier League, seperti yang kita ketahui, tidak sama seperti liga Prancis - atau liga lainnya - jadi dia harus beradaptasi. Kita semua harus memberinya waktu."

"Ketika Anda tiba seperti itu (banderol besar), Anda selalu dibicarakan, dan orang-orang selalu menargetkan Anda. Dia harus memastikan tak mendengarkannya, keluar bermain dan tampil bagus," pungkasnya.

Sebelum jeda internasional, Arsenal melalui lima laga beruntun di seluruh kompetisi tanpa kemenangan (dua kekalahan). Periode minor itu memunculkan rumor pemecatan Unai Emery.