BolaSkor.com - Manchester United harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Leicester City dalam lanjutan Premier League 2021-2022. Perjudian Ole Gunnar Solskjaer dengan memainkan Harry Maguire berujung petaka.

Dalam laga yang berlangsung di King Power Stadium, Sabtu (16/10), Manchester United harus takluk dengan skor 2-4 dari Leicester. Permainan Paul Pogba dan kawan-kawan tidak bisa dikatakan bagus.

Manchester United sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik. Mason Greenwood mencetak gol spektakuler pada menit ke-19 untuk membawa tim tamu memimpin.

Baca Juga:

Leicester City 4-2 Man United: Rekor Setan Merah Terhenti di Tangan Rubah

Hari-hari Penghakiman Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United Jangan Dulu Pecat Solskjaer

Namun pertahanan Manchester United sangat rapuh dalam pertandingan ini. Leicester mampu mencetak empat gol dengan relatif mudah melalui aksi Youri Tielemans (31'), Caglar Soyuncu (78'), Jamie Vardy (83'), dan Patson Daka (90+1').

Di sela-sela parade gol Leicester, Manchester United sebenarnya sempat membalas lewat aksi Marcus Rashford [ada menit ke-82. Ketika itu papan skor berubah menjadi 2-2.

Rapuhnya lini pertahanan Manchester United tentu menjadi sorotan dalam kekalahan ini. Secara khusus, Harry Maguire layak ditunjuk sebagai biang kerok.

Gol perdana Leicester yang dicetak Tielemans berawal dari blunder Maguire. Sementara ia terlihat kurang sigap dalam proses tiga gol lainnya.

Tampilnya Maguire dalam pertandingan ini sebenarnya juga merupakan hal yang mengejutkan. Beberapa hari lalu, ia disebut masih belum pulih dari cedera.

Solskjaer seolah melakukan perjudian dengan memaksakan Maguire untuk tampil. Kini keputusan itu terbukti fatal.

Solskjaer tak menutup mata dengan kesalahannya. Namun ia punya alasan kuat menurunkan Maguire sebagai starter kontra Leicester.

"Memang keputusan saya untuk memainkan Harry karena dia bekerja sangat keras untuk rehabilitasi dengan fisioterapis. Dia tampak siap dan tidak merasakan efek samping apa pun," kata Solskjaer usai laga.

"Dia pemain besar bagi kami, kapten, pemimpin, kami ingin membawanya kembali secepat mungkin karena dia sangat berpengaruh dalam permainan kami. Jika kami kebobolan empat, saya mungkin membuat keputusan yang buruk."

Peran Maguire di lini pertahanan Manchester United memang seolah tak tergantikan. Ia juga berstatus sebagai kapten tim.

Hal itu membuat Solskjaer enggan menyalahkan Maguire. Kekalahan ini merupakan tanggung jawab seluruh tim.

"Dia menjadi lebih baik dan lebih baik lagi sepanjang pertandingan, dengan bola. Namun Ketika Anda kebobolan dua gol dari set-play, sepuluh detik setelah Anda mencetak gol, kita semua harus melakukan dengan lebih baik," pungkasnya.