BolaSkor.com - Tidak ada yang lebih menarik ketimbang menyaksikan duel antara penyerang kelas dunia melawan bek tangguh. Duel itu akan tersaji di semifinal Liga Champions antara RB Leipzig kontra PSG (Paris Saint-Germain) Estadio da Luz, Rabu (19/08) dini hari WIB.

Ketajaman, kualitas, serta kecepatan yang dimiliki Neymar, Mauro Icardi, dan Kylian Mbappe akan dihadang tembok tangguh Leipzig yang digalang Dayot Upamecano. Khusus duelnya melawan kompatriot, Mbappe akan jadi sajian spesial di laga nanti.

Cepat seperti Timo Werner dan kukuh di lini belakang seperti Marcel Desailly, begitulah media di Jerman menggambarkan sosok bek berusia 21 tahun yang baru teken kontrak dengan Leipzig dan diburu Arsenal hingga Real Madrid.

Baca Juga:

6 Fakta yang Mungkin Jarang Diketahui soal Bintang RB Leipzig, Dayot Upamecano

Dayot Upamecano, 'Fenomena Alam' di Jantung Pertahanan RB Leipzig

5 Bek Tengah Muda Bertalenta Eropa dengan Prospek Masa Depan Cerah

Dayot Upamecano

Penampilan hebatnya membawa Leipzig mencapai semifinal untuk kali pertama sejak klub berdiri pada 2009. Tanpa Werner yang pindah ke Chelsea Leipzig arahan Julian Nagelsmann menyingkirkan Atletico Madrid di perempat final, tim unggulan, dengan skor 2-1.

Diego Costa, Alvaro Morata, hingga Joao Felix dibuat frustasi oleh ketangguhan Upamecano yang memenangi 100 persen duel perebutan bola, punya 99 sentuhan bola, akurasi operan 92 persen, lima sapuan bola, dan tiga kali melewati lawan.

Upamecano sudah bermain untuk Leipzig sejak 2017 dan pada 2018 masuk nominasi Golden Boy - kategori Pemain Muda Terbaik - sebelum kalah dari Matthijs de Ligt. Sejak saat itu performanya terus berkembang.

Upamecano dilatih oleh sosok yang tepat di Leipzig. Dengan metode kepelatihan Nagelsmann Upamecano terus mengembangkan aspek permainannya. Itulah alasan baginya untuk terus bermain dengan Leipzig.

RB Leipzig vs PSG

"Tim muda dan lapar kami adalah bagian dari klub ambisius. Saya ingin mengambil langkah berikutnya dengan Leipzig dan mencapai tujuan kami, karena saya yakin dengan cara kami memainkan sepak bola kami," tutur Upamecano dikutip dari AS.

"Saya telah melihat Leipzig selama tiga tahun terakhir dan saya harus terus berkembang dengan perkembangan tim. Saya ingin membawa perkembangan personal dan saya pikir, Julian Nagelsmann adalah pelatih yang dapat membawa saya ke level selanjutnya."

Mimpi Leipzig masih bertahan di Liga Champions. Menarik untuk dinanti apakah Dayot Upamecano dapat menjaga kisah cinderella RB Leipzig di Liga Champions musim ini.