BolaSkor.com - FC Barcelona menerima kejutan di awal tahun 2019 pada ajang 16 besar leg satu Copa del Rey melawan Levante. Bertandang ke Ciutat de Valencia, Barca kalah 1-2, Jumat (11/1) dini hari WIB.

Levante bahkan sudah unggul 2-0 kala laga belum genap 20 menit via gol Erick Cabaco dan striker pinjaman Real Madrid, Borja Mayoral, yang hanya bisa diperkecil via sepakan penalti Philippe Coutinho di menit 85.

Harapan Barca memang belum sepenuhnya hilang untuk mempertahankan titel Copa del Rey, karena masih ada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou. Kendati demikian, kekalahan itu menjadi peringatan dini untuk Barcelona.

Peringatan pertama, Barcelona mengalami fase ketergantungan akut kepada megabintang asal Argentina, Lionel Messi. Lalu yang kedua, Ernesto Valverde tidak bisa melakukan rotasi pemain dengan merombak hampir 90 persen skuatnya.

Baca Juga:

Mempertanyakan Dampak Philippe Coutinho untuk Barcelona Setelah Satu Tahun Berlalu

Duet Lionel Messi dan Luis Suarez Lebih Baik daripada 16 Tim LaLiga

Levante Vs Barcelona, Valverde Istirahatkan Lionel Messi dan Luis Suarez

Selebrasi gol Borja Mayoral

Betapa besarnya ketergantungan Barca kepada Messi bisa dilihat dari dua perbandingan hasil melawan Levante saat ini, dibanding tiga pekan lalu. Pada Desember lalu, Barca menang telak 5-0 dan Messi mencatatkan hat-trick di laga itu.

Kali ini, tidak ada sang juru selamat dan ia bukan satu-satunya pemain yang tidak dibawa Valverde ke dalam skuatnya. Selain Messi, Luis Suarez, Ivan Rakitic, Jordi Alba, dan Gerard Pique juga tidak masuk 18 nama pemain dalam skuat kontra Levante.

“Saya memilih tim terbaik yang saya pikir bisa kami pilih. Itu membantu kami untuk mengevaluasi pemain di saat-saat sulit, seperti dalam pertandingan liga (LaLiga). Saya tahu itu berisiko, tetapi terkadang Anda harus mengambil risiko itu,” ucap Valverde, dilansir dari FourFourTwo.

Barca pun harus menerima fakta pahit kebobolan dua gol di ajang Copa del Rey setelah terjadi Januari 2017. Kala itu, Barca kalah 1-2 dari Atletic Club Bilbao di San Mames.

Catatan unik lainnya, kabar bagus untuk Real Madrid, adalah fakta jika empat mantan pemain El Real menjebol gawang Barca musim ini. Sebelum Mayoral, tiga pencetak gol lainnya yakni: Pablo Sarabia, Ezequiel Garay, dan Sergio Canales.

Percaya atau tidak, Levante memang layak mendapatkan status pembunuh raksasa dengan kemenangan melawan Barca itu. Musim lalu, rekor tak pernah kalah Barcelona di LaLiga berakhir dengan kekalahan 4-5 dari Levante.

Oktober lalu, gantian Real Madrid yang kalah 1-2 di Santiago Bernabeu. Kali ini, Levante kembali menunjukkan status tim non-unggulan tidak berarti banyak dengan kemenangan 2-1 melawan Barcelona di Ciutat de Valencia.