BolaSkor.com - Keberhasilan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggulirkan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia dengan titel baru Liga 1 2021/2022 tidak hanya menumbuhkan kembali geliat persepakbolaan nasional yang padam selama satu setengah tahun akibat hantaman pandemi COVID-19.

Di sisi lain, keberadaan Liga 1 2021/2022 berhasil kembali memutar roda ekonomi masyarakat yang selama ini bergerak di bidang penjualan merchandise klub sepak bola Indonesia.

Hal ini dirasakan oleh salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Bandung, The Original Viking Fanshop (TOVF). Sejak Liga 1 2021/2022 bergulir pada akhir Agustus lalu, penjualan di TOVF meningkat sampai 50 persen.

"Saya sangat berterima kasih kepada BRI Liga 1 karena kompetisi bisa berjalan lagi. Sebelumnya, kami hampir tidak berkutik selama pandemi melanda. Berbagai upaya kami lakukan agar dapat bertahan," kata Manajer TOFV, Hendri, dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

"Sekarang penjualan sudah mulai membaik dan kami bisa menghidupi karyawan yang berjumlah sekitar 20 orang. Kami juga produksi sendiri, jadi secara ekonomi cukup berdampak ke banyak warga lokal,” ujar Hendri menambahkan.

Baca Juga:

Komite Wasit Beri Sanksi Wasit Kontroversial di Liga 1 dan Liga 2

Persis Tepis Anggapan Dibantu Wasit soal Dua Penalti Lawan PSG Pati

Dari antusiasme masyarakat terhadap Liga 1 2021/2022, Hendri memperkirakan penjualan dan pendapatannya bakal terus bertumbuh melebihi angka yang didapat saat sebelum pandemi. Di sisi lain, Hendri juga berharap wacana uji coba menggelar pertandingan Liga 1 2021/2022 dengan penonton bisa terealisasi.

"Saya melihat antusiasme dari masyarakat sudah cukup baik, seperti tercermin dari penjualan di toko kami. Namun, jika bisa kembali [menonton di stadion], walau hanya 30 persen kapasitas stadion, itu sudah cukup,” ungkap Hendri.

Untuk membantu merealisasikan rencana uji coba pertandingan Liga 1 2021/2022 dihadiri penonton dengan kapasitas terbatas, TOVF bersama komunitas-komunitas penggemar Persib di berbagai daerah berinisiatif untuk membantu percepatan vaksinasi di lingkungannya masing-masing secara swadaya.

"Kami dari suporter juga banyak melakukan kegiatan sosial, seperti mendistribusikan vitamin dan sembako ke berbagai wilayah di Jawa Barat. Kami juga ikut bekerja sama dengan manajemen Persib untuk mengorganisasikan kegiatan vaksinasi di beberapa daerah. Harapannya, semakin banyak yang divaksin dan pandemi segera berakhir,” tutur Hendri.

Adapun Liga 1 2021/2022 sejauh ini sudah berhasil menggelar 10 pertandingan dengan lancar tanpa kendala. Bhayangkara FC untuk sementara memimpin klasemen dengan mengumpulkan 25 poin, lalu diikuti oleh Persib Bandung dan Arema FC di tempat kedua dan ketiga.