BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana memangkas jumlah series Liga 1 2021/2022 dari enam menjadi lima. Keputusan itu dilatarbelakangi keinginan klub peserta yang meminta kompetisi selesai pada Maret 2022.

"Karena pertimbangannya itu, satu, April sudah mulai puasa," kata Direktur Utama LIB, Akhmad Hadian Lukita, kepada awak media di Jakarta.

Lukita memastikan apabila jumlah seri Liga 1 dikurangi menjadi lima, maka hal itu tidak akan menyalahi aturan. Dari awal, LIB melaporkan kepada pemerintah dan kepolisian bahwa kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu bakal dibagi ke dalam enam seri.

"Jadi (serinya) ini dipadatkan. Misalnya dari yang tadinya itu di seri satu recovery klub bisa 6-7 hari, nah sekarang (seri tiga) jedanya 4-5 hari. Kalau (jeda) tiga hari, enggak mungkin. Terlalu mepet," ujar Lukita.

Baca Juga:

Pincang, Persija Dipastikan Tanpa 8 Pemain Andalan saat Hadapi Persib

Dewa United FC Gelar Program Khusus Sebelum Laga Kontra Badak Lampung

Lukita menilai, waktu jeda selama empat sampai lima hari dinilai cukup. Sebab, seri tiga bakal tetap digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. LIB juga menerapkan sistem semi bubble, jadi klub-klub akan menetap di daerah sekitar venue pertandingan selama seri itu berlangsung.

Saat seri dua yang juga digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta, klub peserta tidak ada yang kembali ke kotanya masing-masing, sehingga bisa meminimalisir faktor kelelahan. Hal ini berbeda ketika seri pertama di mana klub seperti Persib Bandung memilih pulang-pergi dari Bandung ke lokasi pertandingan yang berpusat di Jabodetabek.

"Kalau sekarang (misalnya) dari Semarang ke Solo (kan dekat), jadi contohnya klub seperti PSIS tidak terlalu jauh lah (ke tempat pertandingan)," tutur pria yang karib disapa Lulu tersebut.