BolaSkor.com - Babak penyisihan Grup C kompetisi Liga 1 U-19 memang sudah merampungkan putaran pertama. Persipura Jayapura berhasil memuncaki klasemen sementara sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan.

Kemenangan atas PSM Makassar 1-0 di laga kelima, menjadikan Persipura sebagai pemuncak klasemen Grup C dengan 11 poin. Diikuti Borneo FC (9), PSM (8), Mitra Kukar (4), Arema FC (3), dan Perseru Serui (2).

Ironisnya, belum ada kejelasan untuk menggelar putaran kedua Grup C nanti. Persipura yang berada di atas angin, memilih untuk menyiapkan tim dibandingkan mencalonkan diri sebagai tuan rumah.

"Kalau bagi kami, rasanya sulit (untuk menjadi tuan rumah). Subsidi hanya Rp 200 juta, tapi saya dengar biaya menjadi tuan rumah lebih dari itu," kata pelatih Persipura U-19, Tony Ho kepada BolaSkor.

PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi Liga 1 U-19, memang membekali tim yang menjadi tuan rumah di dua putaran dengan subsidi Rp 200 juta. Sedangkan tim lain yang menjadi pesertanya, diganjar dana segar masing-masing Rp 150 juta sebagai biaya operasional.

"Artinya kan rugi (menjadi tuan rumah). Jadi ya kami serahkan saja kepada operator soal di mana tempat pertandingan untuk putaran kedua," jelasnya.

Ia pun lebih memikirkan kelanjutan performa tim asuhannya, ketimbang menjadi tuan rumah. Tim Mutiara Hitam muda pun menegaskan untuk selalu siap jika bertanding di mana pun tempatnya.

"Seperti kedatangan kami ke sini (Malang). Intinya kami selalu siap bermain di mana pun untuk putaran kedua nanti," tambah Tony Ho.

Hal senada juga diutarakan Borneo FC, yang juga merajai Grup C dengan status tak terkalahkan. Tim Pesut Etam muda pun masih gamang, meski menjadi tuan rumah putaran kedua akan memberikan dampak positif dari segi dukungan publik.

"Kalau soal itu, kami serahkan kepada manajemen tim saja. Tugas saya adalah menyiapkan anak-anak ini bermain bagus dan sesuai yang diharapkan," tandas Ponaryo Astaman, yang bersama Charis Yulianto menjadi mentor untuk Borneo FC U-19 musim ini. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)