BolaSkoe.com - Jalan Madura FC menuju Liga 1 semakin dekat dengan kenyataan. Memasuki pekan ke-16, Madura FC kembali meraih puncak klasemen Liga 2 Wilayah Timur lewat kemenangan telak saat menjamu Blitar United dengan skor 3-0, di Stadion Ahmad Yani Sumenep Jumat (14/9) sore WIB.

Poin Madura FC memang sama dengan PSS Sleman, yakni 31 poin. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Tole itu berhak memuncaki klasemen karena unggul head to head dengan dua kali kemenangan 2-1 dan 1-0 atas rival berat di Liga 2 wilayah timur itu.

Meski peluang menuju fase delapan besar terbuka lebar, namun Madura FC enggan jemawa. Enam pekan tersisa di babak penyisihan grup pun tetap disikapi secara serius oleh Chairul Rifan dkk.

"Karena di papan atas itu serba tidak pasti. Semua tim saling berebut posisi yang lebih baik lewat kemenangan," kata pelatih Madura FC, Salahudin.

Gairah besar untuk keseriusan itu sudah tampak sejak laga di Stadion Ahmad Yani Sumenep digelar. Madura FC langsung menekan Blitar United dengan berbagai serangan cepat plus ditambah laju angin yang cukup mendukung.

Yusuf Effendi membuat seribuan suporter tuan rumah bersorak melalui golnya di menit 21. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Gufroni Al Maruf di menit 36 dan ditutup oleh Deni Ferdian Pratama menit 59.

"Tapi tentunya masih banyak kekurangan tim ini yang harus dibenahi. Yang pasti, kami bersyukur bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri," tambah mantan pelatih Barito Putera tersebut.

Di lain kubu, Blitar United mengakui secara sportif atas kekalahan telak kali ini. Ketiadaan beberapa pemain pilar menjadi alasan dibalik kekalahan telak pertama tim juara Liga 3 musim lalu itu di musim ini.

"Yang jelas kami memang kalah dari segala lini. Terutama oleh gol cepat mereka, sehingga mental pemain sulit untuk bangkit," ujar pelatih Blitar United, Bonggo Pribadi. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)