BolaSkor.com - Kondisi Persegres Gresik United semakin mengkhawatirkan seusai merampungkan paruh pertama kompetisi Liga 2 musim ini. Dengan berbagai masalah yang terjadi, sebanyak 12 pemain memilih hengkang ke klub lain sebagai pijakan karier barunya.

Hal itu yang menyebabkan Persegres GU selalu dihadapkan pada situasi pelik setiap menatap pertandingan di Liga 2. Bahkan saat meladeni Persiwa Wamena, hanya ada lima pemain yang duduk di bangku cadangan.

"Aturannya kan dimana-mana memang 18 pemain (11 pemain di lapangan, 7 lainnya sebagai cadangan). Tapi kondisi kami memang begini, hanya ada 16 pemain saja," ujar Sanusi Rahman.

"Kami harus memaksimalkan mereka. Ada pemain yang biasanya di depan, saya taruh di tengah, lalu gelandang menjadi bek," imbuh pelatih senior yang kini menangani Persegres GU tersebut.

Oleh karena itu, sudah selayaknya tiga angka atas Persiwa begitu mendapat sambutan suka cita bagi tim berjuluk Joko Samudro itu. Dengan koleksi 13 poin, Persegres GU kini kembali menatap harapan untuk menghindar dari ancaman degradasi, karena menempati papan bawah di klasemen Wilayah Timur.

Meski kemenangan itu juga sedikit tercoreng karena ditentukan dari titik penalti yang memicu keributan. Tapi, eksekusi penalti Taufan Hidayat menjadi skor akhir kemenangan 2-1 Persegres GU atas Persiwa.

"Makanya, kemenangan ini sangat kami syukuri. Anda semua juga tahu sendiri kondisi tim kami seperti apa sekarang," ungkapnya.

Tak pelak, tiga angka ini pun menjadi obat penenang sementara bagi Ultras Mania, yang sudah mulai menunjukkan kekesalannya. Sejak mengawali putaran kedua Liga 2, tribun selatan diboikot dengan hanya dipasangi spanduk-spanduk berisi kritik tajam kepada performa tim. (Laporan Kontributor Kristian Joan)