BolaSkor.com - Mantan pemain Persib Bandung, Vladimir Vujovic mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa memilih mundur dari kursi pelatih PSIM Jogja meski baru menangani tim dalam tiga pertandingan Liga 2.

Ia tidak menjabat sebagai pelatih PSIM usai pertandingan melawan PSBS Biak, Minggu (14/7) sore. Laga itu akan menjadi akhir tugas Vladimir Vujovic sebagain pelatih Laskar Mataram. Pernyataan mundur sudah disampaikannya beberapa hari lalu lewat unggahan di media sosial klub.

Meraih hasil yang tidak maksimal di awal musim ditengarai sebagai alasan dirinya meletakkan jabatan. Namun ternyata ada banyak faktor dibalik keputusannya tersebut.

Pria Montenegro ini merasa begitu kecewa dengan apa yang dilakukan para pemainnya saat kalah dari Persik Kediri beberapa waktu lalu. Vlado saat itu menginstruksikan timnya untuk bermain bola pendek dan dengan skema yang telah diterapkannya dalam latihan.

Baca Juga:

Hasil Lengkap Pekan Kelima Wilayah Barat, Persita Tendang Sriwijaya FC dari Puncak

PSBS Biak Berambisi Coreng Perpisahan Vladimir Vujovic dengan PSIM Jogja

"Sejak masih bermain, saya tidak suka dengan permainan long pass seperti saat kami melawan Persik, dan saya tidak pernah instruksikan itu pada pemain. Melawan Persik kemarin jadi pertandingan paling buruk dan memalukan sepanjang karier saya sebagai pemain dan pelatih," ungkapnya.

Kekalahan melawan Persik menurut Vlado bukan penyebab utama memilih untuk mengundurkan diri dari tim. Tapi desakan dari suporter menjadi alasan utamanya sebelum memilih mengakhiri kerja dengan PSIM.

"Saya keluar karena sebagian besar suporter meminta itu, saya respect dengan suara mereka demi tim," ujarnya.

"Saya pikir suporter harus menghargai juga, karena kita bermain untuk mereka. Banyak suara tak pantas yang diarahkan ke saya setelah laga itu."

"Saya tidak bisa menerima ketika dibilang anjing, bodoh, stupid atau go home dan sejenisnya itu. Tidak ada pelatih atau pemain manapun yang layak mendapat cacian dan kata-kata kotor dari suporter. Ada keluarga dan anak-anak saya yang membaca itu semua dan saya tidak bisa," imbuh Vlado.

Setelah tidak lagi menangani PSIM, ia mengaku belum memikirkan masa depan secara detail. Namun yang sudah pasti dirinya akan mengejar dua lisensi kepelatihan yakni A AFC dan A UEFA dalam waktu dekat.

“Saya belum pikirkan secara detail setelah ini, tapi mungkin mau ambil A Asia dan ke Eropa nanti bulan Desember,” tutupnya. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)