BolaSkor.com - Belum jelasnya nasib kompetisi sepak bola di Indonesia, membuat sejumlah pemain dilanda keresahan. Mereka ikut mencurahkan isi hatinya dalam menyikapi ketidakpastian kompetisi musim ini.

Salah satu diantaranya adalah Beny Wahyudi, yang pernah membela sejumlah tim Liga 1 seperti Arema FC, Madura United hingga PSM Makassar. Bek kanan 34 tahun itu kini menjadi bagian dari skuat PSIM Yogyakarta yang turun di kompetisi Liga 2.

Sebagai pesepakbola profesional, Beny Wahyudi ikut memberikan pandangan terkait usulan sejumlah klub terhadap opsi menggelar turnamen sebagai pengganti kompetisi jika memang dihentikan musim 2020 ini. Belakangan PSSI mengusulkan Liga 2 berjalan dengan beberapa catatan seperti tanpa degradasi, namun ada promosi.

Baca Juga:

Dua Keberatan PSHW Atas Usulan PSSI

Skema Kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 dari PSSI

"Menurut saya pribadi, agak ngeri-ngeri sedap sih sebenarnya. Ya, itu opsi bagus bagi kita para pemain, masih ada kegiatan setelah (pandemi) ini," ujar Beny Wahyudi kepada media di Malang.

Meski begitu, Beny menyarankan agar para pemangku kewenangan sepak bola nasional tidak membuat keputusan grusa-grusu. Artinya, kebijakan terkait sejumlah opsi atas nasib kompetisi harus diambil secara tepat, dengan pertimbangan yang matang.

"Harus dilihat lagi, bagaimana ke depannya (pandemi) virus (COVID-19) ini. Kalau semakin meningkat, ya lebih baik menahan diri saja, sampai benar-benar 100 persen (kompetisi) kita bisa jalan lagi," ungkapnya.

Dan sebagai seorang profesional, Beny tetap berkomitmen untuk tetap bertanding sesuai dengan kewajiban profesinya.

"Tapi juga harus diperhatikan prosedur kesehatan, karena (pandemi covid-19) ini kan cukup berbahaya juga," pungkas peraih gelar juara kompetisi ISL bersama Arema di musim 2009/2010 silam itu. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)