BolaSkor.com - Persita Tangerang meraih kemenangan penting pada laga lanjutan Liga 2 2019. Menjamu pesaing langsung untuk lolos ke babak delapan besar, Persiraja di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (18/09), Persita menang dengan skor 2-1.

Tampil di depan dukungan suporter tuan rumah, Persiraja sebenarnya memulai laga dengan baik. Namun justru Persita menutup babak pertama lewat keunggulan 1-0.

Gol dicetak winger mungil, Aldi Al Achya yang melakukan eksekusi penalti dengan teknik Panenka dan memperdaya kiper lawan Fakhrurrazi menit 32. Persita mendapat penalti setelah Kito Chandra ditajuhkan bek lawan, Eriyanto di kotak terlarang.

Baca Juga:

Liga 2: Persita Tangerang Tutup Paruh Pertama Musim dengan Hasil Imbang

Liga 2: Diwarnai Insiden Penonton ke Lapangan dan Kiper Dibawa Ambulans, Persita Tangerang Gagal Menang

Anak asuh Widodo Cahyono Putro juga memulai babak kedua dengan kompetitif. Pada awal babak ini, Persita menambah keunggulan 2-0 berkat gol Sirvi Arvani menit 47. Pencetak gol terbanyak Persita itu memanfaatkan umpan silang cantik Kito Chandra.

Sejatinya, Persita kembali menambah keunggulan lewat sontekan Sirvi. Tapi golnya dianulir lantaran offside. Akhir babak kedua, Persiraja menaikkan tempo pertandingan dan berhasil mencetak satu gol berkat tendangan bebas Husnuzhon menit 73.

Pelatih Persiraja, Hendri Susilo secara terbuka mengakui kekalahan timnya. "Pertandingan ini sangat berkelas. Kedua tim sama-sama tampil menghibur," kata Hendri pada sesi konferensi pers usai pertandingan.

"Saya doakan Persita lolos ke Liga 1 musim depan. Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih untuk aparat kepolisian dan para petugas pertandingan. Meski banyak dapat teror, kami tetap nyaman selama di sini," lanjutnya.

Pelatih WCP Bersama Aldy Al Achya
Coach WCP bersama Aldi Al Achya pada Sesi Konferensi Pers Usai Pertandingan (BolaSkor.com/Hendry Wibowo)

Sementara itu, Aldi menceritakan proses gol penalti yang ia lakukan dengan teknik Panenka. Menurutnya ia tak terinspirasi dengan pemain siapapun.

"Tidak ada insipirasi khusus. Saya terpikir Panenka, lalu fokus melakukannya. Itu saja. Alhamdulillah tim menang. Ini semua berkat kerja keras tim," Aldi menjelaskan.

Laga berikutnya, Persita akan menjamu pesaing lain untuk lolos ke delapan besar, PSMS Medan, Minggu (22/09). Praktis para pemain hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri.

"Kalau ditanya periode pemulihan kondisi kurang, ya memang kurang. Tapi jadwal sudah seperti ini. Jadi harus kita jalani," kata WCP-sapaan akrabnya.*