BolaSkor.com - Persis Solo menghadapi tuntutan pembayaran gaji dari para pemain. Manajemen tim Laskar Sambernyawa disebut belum memberikan hak pemain untuk bulan Maret.

Bek naturalisasi, Bruno Casmir geram dengan kondisi yang ada. Apalagi, pemain kelahiran Kamerun itu menyebut belum ada itikad baik dari manajemen untuk membayarkan gaji.

"Saya mewakili pemain sangat kecewa dengan sikap manajemen. Sampai hari ini belum ada niatan membayar gaji dan itu sangat tidak profesional," kecam Bruno, Selasa (21/4).

Baca Juga:

Bhayangkara FC Tagih Subsidi Bulan Maret kepada PT LIB

Bisnis Kopi Milik Marc Klok Terkena Dampak Negatif Virus Corona

Dia memaparkan, para pemain kali terakhir menerima gaji untuk bulan Februari. Padahal selama bulan lalu, Persis masih beraktivitas lebih dari dua minggu sebelum akhirnya tim diliburkan karena pandemi Covid-19.

Bruno Casmir menyebut, seharusnya pembayaran gaji bulan Maret dilakukan 4 April lalu. Namun hingga saat ini, belum ada itikad baik dari manajemen untuk menjalankan kewajiban yang cukup vital tersebut.

"Untuk Maret pemain memang inginnya full karena ada kegiatan, kalau untuk April sampai Juni ikut SK PSSI (25 persen gaji) tidak masalah. Namun sampai sekarang untuk bulan Maret saja kita belum terima," keluhnya.

Pemain yang sempat berkostum Arema Indonesia itu berharap adanya tanggung-jawab dari manajemen perihal gaji. Sebab, lanjut Bruno, uang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Sekarang kita latihan terus di rumah juga butuh makan, hidupin keluarga. Bagaimana nasib pemain kalau tidak menerima gaji," tegas dia. (Laporan Kontributor Muhammad Fadly/Yogyakarta)