BolaSkor.com - Selepas kompetisi Liga 3 dipastikan kembali bergulir oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochammad Iriawan, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur langsung bersiap. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin.

Sebagai asprov dengan jumlah peserta Liga 3 terbanyak, tentu verifikasi lapangan dibutuhkan untuk mengetahui kesiapan klub-klub, terutama di tengah pandemi seperti saat ini. Faktor ekonomi bisa saja mempengaruhi persiapan sebuah tim dalam mengarungi kompetisi.

"Dulu tahapannya kan tinggal verifikasi lapangan. Nah itu akan kami lakukan (sekarang), sekaligus meminta konfirmasi ulang dari 61 klub yg sebelumnya sudah mendaftar. Apakah masih siap atau ada yang mundur. Kalau bertambah pasti tidak bisa, tetapi kalau berkurang masih mungkin," ungkapnya.

Baca Juga:

Regulasi Pemain U-20 di Mata Pelatih Persik Kediri Joko Susilo

Sambut Keputusan PSSI, Gelandang Persebaya Asal Australia Tak Sabar untuk Kembali

Pria asal Tuban tersebut sejatinya telah memiliki rancangan kapan waktu yang tepat untuk memulai kompetisi Liga 3 Jatim. Namun hal tersebut belum mendapatkan ketetapan sebelum pertemuan bersama para executive committee (exco).

"Kami baru terima surat keputusan dari PSSI pusat itu Rabu (1/7) kemarin. Minggu depan kami akan melakukan rapat exco untuk menindak lanjuti hal tersebut," jelas Amir.

"Mungkin yang tersebar di khalayak luar itu diskusi secara informal, tetapi memang idealnya bulan November baru bisa mulai. Itu kalkulasi yang akan didiskusikan."

Dari 61 klub yang sudah mendaftar untuk mengikuti Liga 3 Jatim, terselip beberapa-beberapa nama klub legenda seperti Gresik United, Persekabpas Pasuruan hingga Persibo Bojonegoro. Nantinya setelah melewati fase regional, mereka akan bersaing dalam fase zona Jawa sebelum akhirnya berlaga di Liga 3 tingkat nasional untuk meraih tiket ke Liga 2. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)