BolaSkor.com - Matchday pertama Liga Champions 2021-2022 diwarnai sejumlah kejutan. Namun yang terbesar dilakukan oleh debutan asal Moldova, FC Sheriff Tiraspol.

Sheriff merangkak dari babak kualifikasi pertama untuk tampil di fase grup. Dalam perjalannya, mereka menyingkirkan tim-tim langganan Liga Champions seperti Red Star Belgrade dan Dinamo Zagreb.

Namun kejutan Sheriff diprediksi akan terhenti di fase grup. Itu setelah undian mempertemukan mereka dengan Real Madrid, Inter Milan, dan Shakhtar Donetsk.

Dengan kualitas ketiga lawan tersebut, Sheriff diyakini tak bisa berbuat banyak. Meraih satu poin pun akan sangat sulit untuk dilakukan.

Baca Juga:

Club Brugge Nodai Catatan Liga Champions Lionel Messi

Eks Striker West Ham Torehkan Rekor Liga Champions Setara Marco van Basten

Hasil Laga Liga Champions: Liverpool Tekuk Milan, Madrid Menang Telat atas Inter

Sheriff sukses mempecundangi Shakhtar Donetsk yang lebih berpengalaman.

Namun Sheriff tak mau pasrah begitu saja. Perjuangan tak kenal lelah ditunjukkan tim asuhan Yuriy Vernydub saat menjamu Shakhtar pada laga perdana di Bolshaya Sportivnaya Arena, Rabu (15/9) malam.

Dengan dukungan suporter, Sheriff memberi perlawanan sengit kepada Shakhtar. Mereka bahkan mampu memecah kebuntuan saat laga berjalan 16 menit lewat sundulan Adama Traore.

Gol tersebut membakar semangat para pemain Sheriff. Mereka tampil mati-matian untuk mempertahankan keunggulan tersebut meski Shakhtar mendominasi jalannya pertandingan.

Sheriff bahkan mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Lewat proses yang mirip, Momo yansane menanduk bola dengan keras ke gawang Shakhtar.

Skor 2-0 untuk kemenangan Sheriff bertahan hingga laga usai. Hasil bersejarah ini disambut dengan suka cita oleh seisi stadion.

"Malam yang fantastis, tim asuhan saya tidak kalah melawan mereka dalam hal kecepatan atau teknik. Taktik kami berhasil untuk tidak memberi Shakhtar gol,” kata Vernydub usai laga di situs resmi UEFA.

“Tim kami tampil sangat luar biasa dalam bergerak dari bertahan ke menyerang. Saya juga harus berterima kasih kepada penggemar kami atas dukungan fantastis mereka."

Hasil ini tidak hanya menjadi kemenangan perdana Sheriff di fase grup Liga Champions. Tiga poin yang diraih untuk sementara menempatkan mereka ke posisi puncak klasemen di atas Madrid dan Inter.

Sementara itu, kekalahan ini sulit dipercaya kubu Shakhtar. Sang pelatih, Roberto De Acerbi kehabisan kata-kata untuk menjelaskan penyebab kekalahan tim asuhannya.

“Dalam sepak bola, kekalahan bisa terjadi. Kami tidak beruntung dalam segala hal, sementara Sheriff beruntung," kata De Zerbi.

“Namun ini adalah kesalahan kami. Kami harus bekerja keras dan selalu berusaha untuk melakukan yang lebih baik.”