BolaSkor.com - Stade de Frances di Paris, Prancis akan menjadi stadion yang menghelat final Liga Champions 2021-2022. Dua tim yang mencapai final merupakan klub bersejarah di Eropa, Liverpool dan Real Madrid.

The Reds dan Los Blancos akan bertemu di final, Minggu (29/05) pukul 02.00 dini hari WIB. Liverpool dalam upaya meraih titel Liga Champions ketujuh sekaligus menutup musim dengan treble winners, sementara Madrid dalam ambisi memenangi titel Eropa ke-14 dan menutup musim dengan double winners.

Dalam perjalanannya musim ini Liverpool keluar sebagai pemuncak klasemen di grup B yang berisikan Atletico Madrid, Porto, dan AC Milan. Kemudian Liverpool menyingkirkan Inter Milan, Benfica, dan Villarreal di fase gugur.

Sementara Real Madrid keluar dari grup D sebagai pemuncak klasemen di atas Inter, Sheriff Tiraspol, dan Shakhtar Donetsk. Pada fase gugur Madrid menyingkirkan PSG, Chelsea, dan Manchester City.

Baca Juga:

Diogo Jota, Ubah Keraguan dengan Pencapaian Final Liga Champions

Prediksi Liverpool Vs Real Madrid: Diwarnai Aroma Balas Dendam The Reds

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions: Liverpool Vs Real Madrid Live Televisi Nasional

Liverpool dan Madrid telah mencapai final Liga Champions. Berikut susunan 11 pemain terbaik dari kedua tim di Liga Champions 2011-2022.

1. Alisson - Kiper

Alisson (kiper Liverpool) dan Thibaut Courtois (kiper Madrid) sama bagusnya, tapi Alisson masuk ke daftar ini karena Liverpool kebobolan 13 gol sejauh ini dan Madrid 14 gol. Penjaga gawang asal Brasil pun terdepan daripada Courtois.

Pemenang Sarung Tangan Emas Premier League diboyong Liverpool pada 2018 dari Roma dan langsung jadi pilihan utama Klopp. Refleksnya bagus dan Alisson cekatan membaca peluang lawan.

2. Andy Robertson - Bek Kiri

Dua kekuatan utama Liverpool ada pada full-backs mereka. Di kiri ada Andrew atau Andy Robertson. Tidak banyak yang menduga pemain berusia 28 tahun berkembang sepesat ini sejak gabung dari Hull City pada 2017.

Etos kerja Robertson bagus, kuat saat bertahan dan cepat saat menyerang dengan umpan silang terukur yang diberikannya. Robertson telah memberikan 15 assists sejauh ini dari 46 laga di seluruh kompetisi.

3. David Alaba - Bek Tengah

Pemain sekaliber David Alaba diboyong gratis Madrid dari Bayern Munchen karena kontraknya berakhir. Pemain berusia 29 tahun langsung beradaptasi baik di Madrid dan bermain sebagai bek tengah.

Alaba juga bisa dimainkan sebagai bek kiri atau gelandang bertahan jika dibutuhkan. Pengalamannya di level tertinggi Eropa akan berguna bagi Madrid yang ditinggal Sergio Ramos.

4. Virgil van Dijk - Bek Tengah

Salah satu bek tengah terbaik saat ini di Eropa. Virgil van Dijk (30 tahun) memberikan ketenangan di lini belakang Liverpool dengan kualitas membaca permainan, menekel bola, dan handal dalam duel satu lawan satu.

Van Dijk akan diuji oleh Karim Benzema di final dan keberadaannya akan sangat dibutuhkan pertahanan Liverpool.

5. Trent Alexander-Arnold - Bek Kanan

19 assists dari 46 laga diberikan bek kanan asal Inggris sejauh ini. Alexander-Arnold (23 tahun) tak tergantikan di sisi kanan pertahanan Liverpool, bersaing dengan Reece James untuk posisi bek kanan timnas Inggris.

Trent Alexander-Arnold punya segala kualitas yang dibutuhkan: umpan silang bagus, dapat mencetak gol, mengambil tendangan bebas, hingga naluri menyerang yang bagus.

6. Luka Modric - Gelandang Tengah

Usia 36 tahun dan masih prima tampil kompetitif di level top Eropa. Pemenang Ballon d'Or 2018 bisa mengkreasikan peluang dalam hitungan cepat dengan visi bermain serta operan bolanya yang bagus.

Gelandang-gelandang Liverpool lebih muda darinya, tapi Modric bisa menandinginya dengan pengalaman bermain. Layak masuk ke dalam posisi gelandang terbaik dalam kategori ini.

7. Fabinho - Gelandang Bertahan

Fabinho atau Casemiro? Keduanya sama bagusnya pada posisi gelandang bertahan, tapi Fabinho lebih diunggulkan dengan konsistensi tingginya musim ini. Pemain berusia 28 tahun bahkan acapkali jadi penentu Liverpool dengan golnya.

Fabinho bagus dalam bertahan, melapis lini belakang, dan seringkali juga dapat naik membantu serangan dari lini kedua. Dia juga mantan pemain Madrid.

8. Toni Kroos - Gelandang Tengah

Kroos, Casemiro, dan Modric adalah segitiga utama di lini tengah Madrid. Kroos melengkapi Modric dengan kemampuan teknik mengolah bola, memberikan operan, dan juga dapat mencetak gol dari tendangan jarak jauh.

Pemain asal Jerman sudah berusia 32 tahun dan berpengalaman dalam mengontrol lini tengah Madrid. Pertarungan lini tengah bakal krusial di laga ini.

9. Vinicius - Winger Kiri

Pemain berusia 21 tahun menikmati karier terbaiknya di Madrid dengan perkembangan pesat sejak gabung dari Flamengo pada 2018. Vinicius menjadi momok pertahanan lawan dengan kecepatan dan kualitasnya dalam mendribel bola.

21 gol dan 20 assists telah diberikannya sejauh ini dari 51 laga di seluruh kompetisi. Duetnya dengan Benzema merupakan salah satu kombinasi terbaik di Eropa.

10. Karim Benzema - Penyerang Tengah

Dua hat-trick gol di Liga Champions musim ini dan jadi pembeda saat melawan PSG, Chelsea, dan Man City. Perlu dibahas lebih lanjut? Karim Benzema sejauh ini sudah melesakkan 44 gol dan memberikan 15 assists dari 45 laga di seluruh kompetisi.

Pada usia 34 tahun ini adalah salah satu karier terbaik Benzema dari segi pencapaian personal. Benzema penyerang top Eropa yang tersisa dengan kemampuan lengkap: mencetak gol hingga menciptakan peluang.

11. Mohamed Salah - Winger Kanan

Melengkapi satu slot di depan adalah bintang Liverpool Mohamed Salah. Winger asal Mesir sudah melesakkan 31 gol dan memberikan 16 assists dari 50 laga di seluruh kompetisi.

Pemain berusia 29 tahun punya 'urusan' yang belum selesai dengan Madrid. Kualitas Salah ada pada kecepatan serta kemampuan menyelesaikan peluang menjadi gol.