BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini sudah tengah berada di Inggris untuk memantau para pemain Garuda Select. Bahkan, mantan pelatih PKT Bontang ini sudah melihat pertandingan Garuda Select menghadapi Akademi Arsenal U-16.

Seperti diketahui, mayoritas pemain yang berada di Garuda Select merupakan mantan anak asuh Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-16. Bahkan ketika pelatih berusia 55 tahun itu menangani Timnas Indonesia U-16, ia berhasil memberikan gelar juara Piala AFF U-16 yang berlangsung di Sidoarjo pada 2018.

Ketika melihat pertandingan melawan Arsenal U-16, Fakhri Husaini melihat ada beberapa pemain Garuda Select yang menonjol dan bisa memberikan kontribusi yang baik untuk tim. Pemain-pemain tersebut ialah Brylian Aldama, Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, Komang Teguh dan Salman Al Farid. Lima pemain tersebut dianggap memiliki peran yang penting dalam tim.

"Pada pertandingan tersebut saya melihat ada beberapa pemain yang menonjol. Mereka mampu menunjukan penampilan yang bagus. Saya lihat Bagas, Bagus, Brylian, Salman dan Komang bermain luar biasa pada pertandingan ini," kata pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Baca Juga:

Saksikan Langsung Garuda Select Kalah Telak dari Arsenal U-16, Ini Kata Pelatih Timnas Indonesia

Kata Bagus Kahfi Usai Garuda Select Kalah Telak 0-4 dari Bolton Wanderers U-18

Tidak hanya lima pemain saja yang disebutkan oleh Fakhri Husaini pada laga tersebut. Menurut pelatih asal Aceh tersebut melihat fisik dari para pemain Garuda Select sudah sangat baik. Mereka memperlihatkan perkembangan yang luar biasa dibandingkan dengan sevelum-sebelumnya dan ini bagus untuk para pemain kedepannya.

"Kalau saya lihat, secara fisik mereka jauh lebih baik dari sebelumnya. Sekarang mereka ini lebih bertenaga dan bisa melakukan perlawanan dengan baik. Secara organisasi main mereka lebih berbeda karena merekan di sini menggunakan 3-5-2. Sebelumnya kami menggunakan 4-3-3," ucap Fakhri.

"Tapi kalau saya lihat sekarang pemain lebih bertenaga dan lebih tajam dalam beberapa moment. Ketika bertahan, saya lihat mereka sudah menggunakan progres yang jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya," tutup Fakhri. (Laporan Reporter Hadi Pebriansyah)