4. Lionel Messi

La Pulga alias Lionel Messi bukanlah penyerang oportunis yang selalu beredar di area kotak penalti lawan. Tapi, Lineker memilih Lionel Messi karena kejeniusannya ketika bermain. Messi bisa jadi predator mencetak gol, bisa juga menjadi playmaker ketika dibutuhkan.

"Messi bukanlah penyerang, tapi saya memilihnya karena Anda harus melakukannya ketika berbicara soal pencetak gol. Dia lebih seperti gelandang sebenarnya, tapi statistiknya sangat tidak masuk akal. Dia mencetak gol sebanyak Ronaldo, namun dia melakukannya seraya bermain baik di sektor lainnya," tutur Lineker.

124 caps dan 64 gol. Ini merupakan catatan Messi dengan timnas Argentina. Sementara rivalnya, Ronaldo, yang berusia tiga tahun lebih tua dari Messi, mencetak 81 gol dari 150 penampilan dengan Portugal.