BolaSkor.com - Mantan striker tim nasional Inggris dan Tottenham Hotspur, Gary Lineker, memberikan dukungan pada Bukayo Saka. Lineker menyebut, gagal penalti asalah sebuah kewajaran.

Bukayo Saka menulis surat di media sosialnya sebagai permaintaan maaf usai gagal ketika ditunjuk sebagai eksekutor kelima Inggris di final Piala Eropa 2020 melawan Italia. Akibat kegagalan itu, The Three Lions harus mengakui keunggulan Italia.

"Sulit untuk mengatakan betapa kecewanya saya dengan hasil dan penalti. Saya benar-benar percaya kami akan memenangi ini untuk Anda," tulis Saka.

"Saya meminta maaf karena kami tidak bisa membawa pulang trofi untuk Anda tahun ini. Namun, saya berjanji kepada Anda bahwa kami akan memberikan semua yang kami miliki untuk memastikan generasi ini tahu bagaimana rasanya menang," imbuhnya.

Baca Juga:

Mantra Buruk Chiellini di Balik Kegagalan Penalti Bukayo Saka

Polemik Penalti Bukayo Sako, Michael Owen Bela Keputusan Southgate

Soal Bukayo Saka Jadi Eksekutor Kelima, Southgate Berpegang pada Data

Bukayo Saka

Pernyataan Bukayo Saka ini pun termasuk sebagai respons dari perundungan yang dialami. Sejumlah fans Inggris menyerang Saka dengan nada rasial.

"Bagi mereka yang telah mengirimi pesan yang tulus, mendoakan saya dan keluarga baik-baik saja, saya sangat bersyukur. Inilah sepak bola."

"Semangat orang-orang dari semua ras, jenis kelamin, agama, dan latar belakang berkumpul dalam satu kegembiraan bersama dari rollercoaster sepak bola."

Gary Lineker pun memberikan balasan pada unggahan Saka tersebut. Ia menyebut, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pun pernah gagal penalti.

"Masa depan Inggris luar biasa cerah. Pesepak bola muda yang sangat berbakat yang sangat mengesankan baik di dalam maupun di luar lapangan," tulis Lineker.

"Anda berusia 19 tahun dan memiliki nyali mengambil penalti. Bahkan, Messi dan Ronaldo telah melewatkan banyak dari kesempatan. Merasa bangga, bukan bersalah."

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini