BolaSkor.com - Semenjak tak lagi memiliki duet bek tengah terbaik, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, Manchester United tidak memiliki duo bek yang dapat diandalkan di jantung pertahanan. Dari era David Moyes, Louis van Gaal, hingga Jose Mourinho, lini bertahan Man United selalu memiliki komposisi pemain yang berbeda-beda.

Merotasi pemain merupakan hal yang wajar. Tapi, Man United seharusnya memiliki duet bek tengah andalan yang bisa diandalkan, khususnya yang bisa diandalkan saat tampil di pertandingan besar. Belakangan ini, seiring cederanya Eric Bailly, belum fitnya Marcos Rojo, dan Victor Lindelof masih dalam proses adaptasi. Mourinho sering menduetkan Chris Smalling dengan Phil Jones.

Normalnya, kedua pemain itu seharusnya saling memahami satu sama lain karena sama-sama berasal dari Inggris. Namun, faktanya ada momen ketika lini belakang Man United rentan saat mereka bermain. Contohnya seperti saat kalah dari Tottenham Hotspur (0-2) dan Newcastle United (0-1).

Kerapuhan lini belakang Man United ketika mereka bermain pun, diakui oleh legenda Man United yang saat ini menjadi pengamat sepak bola, Paul Scholes.

Chris Smalling dan Phil Jones (Getty Images)

"United terlihat sangat tegang. Jones dan Smalling, siapapun yang berada di sekitar mereka, mereka selalu tampak terlihat tegang. Ketika mereka bermain melawan kualitas (pemain dan tim), mereka keteteran. Hal ini diperlihatkan di beberapa pekan terakhir. Pertahanan yang buruk," tutur Scholes, seperti dilansir Mirror, Senin (19/2).

Mourinho pun sedianya memiliki stok bek tengah lainnya yang diandalkan musim lalu. Mereka adalah Bailly dan Rojo. Keduanya disukai fans karena kelugasan mereka saat bermain. Selain itu, Bailly dan Rojo saling melengkapi, karena Rojo memiliki kaki yang kidal, sementara Bailly memiliki kekuatan di kaki kanannya. Namun, musim ini keduanya diganggu cedera hingga tidak selalu fit bermain.