BolaSkor.com - Liverpool belajar banyak dari kesalahan yang mereka lakukan di tahun 2014 saat melawan Chelsea. Menghadapi tim yang sama di pekan 34 Premier League di Anfield, Minggu (14/4) malam WIB, The Reds menang 2-0 atas The Blues.

Liverpool saat ini kembali ke puncak klasemen dan terpaut dua poin dari Manchester City, yang meraih kemenangan 3-1 atas Crystal Palace dan memiliki satu laga tunda. Selain itu, Liverpool juga menyamai rekor 26 kemenangan yang pernah mereka torehkan di musim 2013-14.

Liverpool, yang tidak terkalahkan sebanyak 37 laga beruntun di Anfield pada ajang Premier League, akan melawan Chelsea yang juga punya catatan tidak pernah kalah di Anfield dalam delapan laga terakhir mereka di sana.

Manajer kedua tim sama-sama menurunkan formasi 4-3-3. Jurgen Klopp mengandalkan trio Firmansah (Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah), sedangkan Maurizio Sarri tanpa penyerang murni dengan mengandalkan Callum Hudson-Odoi, Willian, dan Eden Hazard.

Baca Juga:

Liverpool Vs Chelsea: Potensi Banjir Gol 15 Menit Jelang Bubaran

Musuh Liverpool di Tahun 2014, Mo Salah Kini Jadi Rival Eden Hazard

4 Alasan Liverpool Tidak akan Ulangi Kesalahan Lima Tahun Silam saat Melawan Chelsea di Anfield

Liverpool bermain dengan intensitas tinggi pada 20 menit pertama pertandingan. Trio lini tengah mereka benar-benar menyulitkan tiga gelandang Chelsea: Ruben Loftus-Cheek, Jorginho, dan N'Golo Kante. Pertahanan Chelsea mengkhawatirkan, tapi cukup beruntung karena tidak ada gol yang bersarang sejauh ini.

Baik Kepa Arrizabalaga atau Alisson Becker sama-sama tampil sigap di babak pertama mengamankan peluang yang datang ke area bertahan. Tidak ada gol yang tercipta di interval pertama dan Sarri sudah dipaksa melakukan pergantian pemain jelang akhir babak pertama. Antonio Rudiger cedera dan digantikan dengan Andreas Christensen.

Chelsea lengah di awal babak kedua. Hanya dalam kurun waktu dua menit (51-53) gawang Kepa kebobolan dua kali. Pertama, melalui gol Sadio Mane yang menanduk bola dari jarak dekat saat menyambut umpan silang Jordan Henderson.

Sadio Mane

Lalu gol kedua diciptakan dengan indah oleh Mo Salah. Penyerang sayap asal Mesir melepaskan tendangan keras menuju sisi kanan gawang Chelsea dan tidak dapat dicegah Kepa. Liverpool unggul 2-0 dan Anfield bergemuruh kencang.

Sejumlah pergantian telah dilakukan kedua manajer. Klopp memainkan James Milner dan Georginio Wijnaldum, sementara Sarri memasukkan Gonzalo Higuain dan Ross Barkley. Waktu memasuki 10 menit terakhir pertandingan.

Mohamed Salah

Liverpool berhasil mempertahankan keunggulan itu tanpa adanya gol yang masuk ke gawang mereka alias clean sheet. The Reds menang 2-0 atas Chelsea dan terus bersaing dengan Manchester City dalam jalur perebutan titel Premier League.

Susunan Pemain:

Liverpool (4-3-3): Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Jordan Henderson (c) (James Milner 77'), Fabinho, Naby Keita (Georginio Wijnaldum 66'); Mohamed Salah (Xherdan Shaqiri 90'), Roberto Firmino, Sadio Mane.

Pemain Cadangan: Xherdan Shaqiri, Daniel Sturridge, Simon Mignolet, Dejan Lovren, Divock Origi, James Milner, Georginio Wijnaldum.

Manajer: Jurgen Klopp

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta (c), Antonio Rudiger (Andreas Christensen 40'), David Luiz, Emerson Palmieri; N'Golo Kante, Jorginho, Ruben Loftus-Cheek (Ross Barkley 75'); Willian, Eden Hazard, Callum Hudson-Odoi (Gonzalo Higuain 56').

Pemain Cadangan: Ross Barkley, Gonzalo Higuain, Andreas Christensen, Mateo Kovacic, Willy Caballero, Pedro, Olivier Giroud.

Manajer: Maurizio Sarri