BolaSkor.com - Penantian selama 30 tahun fans Liverpool kian dekat berakhir di tahun ini (2020). Laju Liverpool tak terbendung di Premier League 2019-20 dan sejauh ini - hingga pekan 25 Premier League - mereka tak terkalahkan dengan raihan 24 kemenangan dan satu hasil imbang.

Jarak Liverpool dengan juara bertahan Premier League dua kali beruntun, Manchester City, saat ini pun berjarak 22 poin. Konsistensi hebat Liverpool berpotensi membawa mereka ke pemecahan rekor baru di divisi teratas sepak bola Inggris.

Liverpool-nya Jurgen Klopp bisa menjadi juara Premier League di kala musim belum sepenuhnya rampung atau berakhir. Sejauh ini, ada empat tim yang mampu menjuarai divisi teratas sepak bola Inggris, baik itu di era Divisi Satu atau Premier League, di kala laga masih menyisakan lima pertandingan terakhir.

Baca Juga:

10 Rekor Premier League yang Menanti Dipecahkan Liverpool Musim Ini

Angka Fantastis Liverpool Usai Lumat Southampton: 100 poin dan 20 Kemenangan di Anfield

Jurgen Klopp: Belum Waktunya Liverpool Berpesta

Liverpool berpeluang melalui rekor empat tim itu di musim ini dan menyempurnakan akhir musim dengan sederet rekor yang sudah dan berpotensi dipecahkan nanti.

BolaSkor.com akan mengulas perjalanan keempat tim sebelum Liverpool yang dapat menyegel titel liga di kala musim belum berakhir. Berikut penjabarannya:

1. Manchester United (Musim 1907-08)

Manchester United 1907-08

Tim pertama yang dapat meraihnya adalah Manchester United. Terjadinya pun sudah ratusan tahun lalu (112 tahun) dan klub-klub top kala itu seperti: Woolwich Arsenal, The Wednesday, dan Bury, kalah bersaing dengan Manchester United.

Manajer Red Devils saat itu Ernest Mangnall dan klub dimiliki oleh John Henry Davies. Dua pemain kunci Man United kala itu adalah Billy Meredith, yang direkrut dari Manchester City, dan Sandy Turnbull yang menjadi top skor dengan torehan 25 gol.

Man United mengakhiri musim dengan raihan 52 poin hasil 23 kemenangan, enam hasil imbang, dan sembilan kekalahan dari total 38 laga. Mereka finish di atas Aston Villa (43 poin) dan Manchester City (43 poin).

2. Everton (Musim 1984-85)

Everton 1984-85

Medio 80 dan 90-an Liverpool memang berkuasa di Inggris. Tapi, Everton juga pernah mencicipi kesuksesan itu di bawah asuhan Howard Kendall dengan raihan dua titel liga, Piala FA, dan Piala Winners Eropa. Keberhasilan meraih titel liga pada musim 1984-85 cukup spesial.

The Toffees berakhir di atas Liverpool dan Tottenham Hotspur yang sama-sama meraih 77 poin. Everton meraih 90 poin hasil dari 28 kemenangan, enam hasil imbang, dan delapan kekalahan dari total 42 pertandingan.

Graeme Sharp menjadi pemain andalan Everton dengan catatan 21 gol di liga dan 27 gol di seluruh kompetisi.

3. Manchester United (Musim 2000-01)

Manchester United 2000-01

Manchester United memang ada dalam daftar sebanyak dua kali. Tapi, tim Mangnall dan Sir Alex Ferguson tentu berbeda - dan juga berbeda era. Man United, yang kala itu menjadi rival Arsene Wenger di Arsenal, menjuarai Premier League dengan lima laga tersisa.

United yang meraih 80 poin finish di atas Arsenal (70 poin), Liverpool (69 poin), Leeds United (68 poin), dan Ipswich Town (66 poin). Striker asal Inggris, Teddy Sheringham, menjadi top skor dengan catatan 15 gol di Premier League.

4. Manchester City (Musim 2017-18)

Manchester City

Musim tergila Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. The Citizens mengakhiri musim dengan rekor 100 poin dan berjarak 19 poin dengan Manchester United di peringkat dua klasemen. Ini jadi penanda permainan ofensif dan menghibur Guardiola di klub.

Man City juga menjadi juara Piala Liga dan Sergio Aguero, striker asal Argentina, menjadi top skor dengan catatan 21 gol di Premier League dan 30 gol di seluruh kompetisi.