BolaSkor.com - Liverpool mempertegas dominasi klub-klub Eropa di ajang Piala Dunia Antarklub. Melalui kemenangan 1-0 atas Flamengo di Piala Dunia Antarklub 2019, Minggu (22/12) dini hari WIB di King Saud University Stadium, Arab Saudi, The Reds menjadi salah satu klub Eropa yang berjaya di turnamen tersebut.

Gol dari Roberto Firmino di menit 99 menjadi pembeda antara Liverpool dengan Flamengo di pertandingan tersebut. Liverpool untuk kali pertama meraih titel Piala Dunia Antarklub setelah pada 2005 kalah 0-1 dari klub Brasil lainnya, Sao Paulo.

Kemenangan itu mengartikan dalam 19 tahun terakhir klub-klub Eropa berjaya di Piala Dunia Antarklub. Perwakilan klub-klub Benua Biru telah memenanginya 12 kali. Itu artinya dalam tujuh tahun terakhir klub-klub Eropa keluar sebagai pemenang di final.

Baca Juga:

Liverpool 1-0 Flamengo: The Reds Juara Piala Dunia Antarklub 2019

Nostalgia - Ketika Liverpool Dipermalukan Zico dan Flamengo

Kekuatan, kualitas individu, dan level bermain tim-tim Eropa memang berbeda dari benua lainnya. Itu jadi salah satu alasan mengapa Piala Dunia Antar Klub tidak terlalu banyak disaksikan pecinta sepak bola dunia (kecuali fans tim yang terlibat di dalamnya).

Terlepas dari itu, BolaSkor.com akan sedikit membahas napak tilas atau perjalanan enam tim Eropa lainnya yang juga pernah menjuarai Piala Dunia Antarklub (termasuk tim rival Liverpool, Manchester United). Berikut penjabarannya:

1. AC Milan

AC Milan

AC Milan arahan Carlo Ancelotti benar-benar harus berjuang keras untuk keluar jadi pemenang pada 2007 melawan klub Argentina, Boca Juniors. Bermain di Nissan Stadium, Yokohama, Jepang, Milan keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Empat gol Rossoneri dicetak Filippo Inzaghi (21', 71'), Alessandro Nesta (50'), dan Kaka (61'), sementara dua gol Boca dicetak Rodrigo Palacio (22') dan Pablo Martin Ledesma (85').

2. Manchester United

Manchester United

Tim arahan Sir Alex Ferguson melawan tim Ekuador, LDU Quito, di final yang berlangsung di International Stadium, Yokohama, Jepang. Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Carlos Tevez, dan Park Ji-sung turun sebagai starter.

Quito bermain kolektif dan menyulitkan Manchester United. Kondisi juga semakin sulit bagi United kala Nemanja Vidic menerima kartu merah di menit 49. Akan tapi berkat mentalitas baja yang mereka miliki, United keluar sebagai pemenang melalui gol tunggal Wayne Rooney di menit 73.

3. Barcelona

Barcelona

Kali ini turnamen berlangsung di Abu Dhabi. Barcelona asuhan Pep Guardiola keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 melawan Estudiantes. Sempat tertinggal dari gol Mauro Boselli di menit 37, Barca bangkit dan berbalik menang via gol Pedro (89') dan Lionel Messi (110').

Dua tahun berselang, Barcelona kembali ke Piala Dunia Antarklub dan kembali meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 atas Santos melalui gol Lionel Messi (17, 82'), Xavi (24'), dan Cesc Fabregas (45'). Barca telah tiga kali menjadi juara setelah terakhir meraihnya pada 2015 (menang 3-0 atas River Plate).

4. Inter Milan

Inter Milan

Selepas meraih treble winners di tahun 2010, Inter Milan, yang dilatih Rafael Benitez, melengkapinya dengan raihan titel Piala Dunia Antarklub. Nerazzurri menang 3-0 atas tim asal Kongo, TP Mazembe.

Unggul kualitas individu, Inter Milan menang mudah melalui gol Goran Pandev (13'), Samuel Eto'o (17'), dan Jonathan Biabiany (85'). Dalam tim Inter masih bercokol nama-nama legendaris seperti Julio Cesar, Maicon, Lucio, Ivan Cordoba, Christian Chivu, dan Javier Zanetti.

5. Bayern Munchen

Bayern Munchen

Pep Guardiola meneruskan pekerjaan Jupp Heynckes di Bayern Munchen. Pada 2013, Guardiola mengantarkan Bayern meraih titel Piala Dunia Antarklub dengan kemenangan 2-0 atas tim Maroko, Raja Casablanca.

Dua gol Bayern dicetak oleh Dante (7') dan Thiago Alcantara (22'). Dalam skuat Bayern kala itu ada Philipp Lahm, Toni Kroos, Franck Ribery, dan Xherdan Shaqiri, yang tahun ini (2019) menjuarainya untuk kali kedua dengan Liverpool.

6. Real Madrid

Real Madrid

Empat kali menjadi juara Piala Dunia Antarklub (2014, 2016, 2017, dan 2018) menjadi bukti sahih tim penguasa Eropa. Real Madrid, yang telah memenangi 13 titel Liga Champions, terakhir meraihnya tiga kali beruntun dari 2016-2018.

Pada 2018 di Abu Dhabi, El Real mengalahkan tim tuan rumah, Al-Ain, dengan skor telak 4-1 melalui gol yang dicetak Luka Modric (14'), Marcos Llorente (60'), Sergio Ramos (79'), dan gol bunuh diri Yahya Nader (90+1'), diperkecil gol Tsukasa Shiotani (86').