BolaSkor.com - Persaingan Liverpool dan Manchester United tidak hanya terjadi di lapangan pertandingan saja, tetapi juga di bursa transfer pemain. Salah satu pemain yang sedang mereka buru saat ini adalah Ryan Gravenberch.

Pemain berusia 19 tahun muncul sebagai talenta berbakat lainnya dari akademi Ajax, seperti halnya Frenkie de Jong, Donny van de Beek, dan Matthijs de Ligt di masa lalu. Gravenberch sudah memulai debut sejak September 2018.

Semenjak saat itu Gravenberch menjadi pemain reguler di lini tengah Ajax arahan Erik ten Hag. Pada Piala Eropa 2020 Gravenberch juga dibawa oleh Frank de Boer ke dalam skuad timnas Belanda (dan kini masih diandalkan Louis van Gaal).

Baca Juga:

Profil Ryan Gravenberch: Produk Terbaik Ajax yang Jadi Buruan Liverpool

Juventus Diminta Tak Lewatkan Kesempatan Gaet Bintang Muda Ajax

Usai Van de Beek, Manchester United Kembali Jadikan Ajax Pasar Belanja Pemain

Caption

Penilik sembilan caps diprediksi punya masa depan cerah dan menjadi komoditas panas di antara klub-klub Eropa. Menurut kabar yang dimuat Fichajes Man United dan Liverpool tertarik merekrutnya, begitu juga dengan Juventus dan Barcelona.

Ajax ingin mempertahankannya tapi apabila ada penawar memberikan harga yang tepat maka bukan tidak mungkin Ajax melepasnya, terlebih melepas pemain berbakat dengan harga tinggi bukan sekali ini saja dilakukan Ajax.

Gravenberch punya kontrak dengan Ajax hingga 2023 dan klub belum dapat meyakinkannya teken kontrak baru. Ajax berharap Gravenberch dapat memperpanjang kontrak pemain yang kini punya banderol sekitar 30 juta poundsterling.

Banderol itu relatif murah untuk klub-klub seperti Liverpool dan United. Gravenberch pun berharap jika kelak pergi dari Ajax ia dapat memberikan klub pemasukan besar dari penjualannya.

"Ajax telah membentuk saya menjadi siapa saya hari ini, dan akan menyenangkan jika saya bisa memberikan sesuatu kembali," kata Gravenberch kepada De Telegraaf beberapa waktu lalu.

“Biaya transfer yang tinggi baik untuk klub, tetapi juga secara tidak langsung untuk diri saya sendiri. Jika sebuah klub membayar banyak uang untuk Anda, Anda masih masuk sebagai pria yang lebih besar.”