BolaSkor.com - Sudah dua bulan lebih sepak bola Eropa terhenti karena pandemi virus corona. Satu demi satu liga memulai kembali kompetisi yang diawali dari Bundesliga menyusul setelahnya Premier League, LaLiga, dan Serie A.

Dalam situasi pandemi virus corona istilah 'new normal' berlaku dengan adaptasi manusia di lingkungan terkini. Sesi konferensi pers ditiadakan untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19, panggilan via video pun jadi solusi.

Awak media menggunakan Instagram, media sosial, dan panggilan video untuk mewawancara pemain, mantan pemain, pelatih, dan mantan pelatih. Kebanyakan wawancara itu membahas kenangan di masa lalu dan terkadang ... membuka aib lama.

Uniknya tanpa sadar ucapan-ucapan yang keluar dari sesi wawancara itu menyindir figur lainnya dan memanaskan hubungan. Marca merangkum beberapa contoh di antara wawancara tersebut.

Baca Juga:

Giorgio Chiellini Heran Leonardo Bonucci Mau Pindah ke AC Milan

Pandangan Berbeda Chiellini Terkait Gigitan Luis Suarez di Piala Dunia 2014

Serang Balik Giorgio Chiellini, Felipe Melo: Mungkin karena Saya Interista

Mario Balotelli dan Giorgio Chiellini

Giorgio Chiellini Sindir Felipe Melo, Arturo Vidal, dan Mario Balotelli

Ketika mempromosikan buku autobiografi "Io, Giorgio" kapten sekaligus bek andalan Juventus, Giorgio Chiellini menyindir dua mantan rekan setimnya di Bianconeri, Felipe Melo dan Arturo Vidal.

"Balotelli orang yang negatif tanpa respek untuk tim. Pada 2013 (timnas Italia) di Piala Konfederasi melawan Brasil dia tak membantu sama sekali. Dia pantas digampar," ucap Chiellini soal Balotelli.

"Felipe Melo lebih buruk lagi, terparah di antara yang paling parah. Saya tak tahan mereka yang tidak menghormati orang lain. Selalu ada pertarungan dengannya. Saya memberitahu pelatih dia apel busuk," tambah dia mengenai Melo.

Tentu saja keduanya tidak tinggal diam. Balotelli menilai dirinya punya keberanian dan kejujuran berbicara ketimbang Chiellini yang tidak bersikap layaknya pria sejati. Sementara Melo menilai justru Chiellini yang tidak menghormati orang lain dan membicarakan keburukannya.

Sementara mengenai Vidal Chiellini berkata kelemahannya adalah minuman beralkohol. Gelandang Barcelona itu membalasnya dengan ucapan wajar apabila melakukan hal-hal lain kala tidak sedang bertanding.

Arturo Vidal ke Marcelo Bielsa

Marcelo Bielsa dan Arturo Vidal

Marcelo Bielsa pernah melatih timnas Chili dari 2007 hingga 2011 dan Arturo Vidal mengamini ucapan Jose Sulantay, eks pelatih U-20 Chili yang mengkritik Bielsa. Sulantay menilai Bielsa tak memberikan kontribusi besar ketika melatih Chili.

"Kaki Bielsa dicium (dipuja) di Chili tapi dia tak pernah memenangi apapun di luar negeri. Dia tak cukup bagus untuk mengubah sejarah menyeluruh negara," tutur Sulantay. "Seseorang mengatakannya dengan terbuka," balas Vidal.

Insiden Piala Dunia 2006

Marco Materazzi ditanduk Zinedine Zidane

Marco Materazzi kembali memanaskan momen dari final Piala Dunia 2006 antara Italia melawan Prancis. Kala itu Materazzi memprovokasi Zinedine Zidane yang kemudian menanduknya hingga terjatuh dan menerima kartu merah.

"Dia (Zidane) bertanya kepada saya jika saya ingin bajunya, saya memberitahunya saya ingin adiknya," terang Materazzi yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Inter Milan.