BolaSkor.com - Inter Milan salah satu klub yang aktif di bursa transfer musim panas 2021, sebab setelah memenangi titel Serie A alias Scudetto dan menghentikan dominasi Juventus, mereka ditinggal sejumlah pemain penting dan bahkan juga pelatih tim.

Antonio Conte pergi karena tak lagi sejalan dengan visi Inter. Eksodus itu berlanjut dengan kepergian Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku yang berperan penting mengakhiri penantian Scudetto Inter sejak 2010.

Tapi Inter membelanjakan uang dari penjualan keduanya dengan bijak dan tenang. Edin Dzeko, Denzel Dumfries, Joaquin Correa, hingga Hakan Calhanoglu datang ke klub. Inter juga menunjuk Simone Inzaghi sebagai pengganti Conte.

Hasilnya tidak mengecewakan. Inter masih berada dalam jalur untuk mempertahankan Scudetto di Serie A dan di Liga Champions, Inter mengakhiri penantian tak pernah lolos ke fase gugur sejak musim 2011-2012.

Baca Juga:

Davide Frattesi, Gelandang Muda Sassuolo yang Bikin Inter Jatuh Hati

Inter Tantang Juventus dan Roma dalam Perburuan Denis Zakaria

5 Pelatih Top yang Pernah Tangani Inter Milan dan Napoli

Selebrasi Inter Milan pasca mengalahkan Shakhtar Donetsk

Kepastian itu didapat usai kemenangan 2-0 Inter atas Shaktar Donetsk di laga kelima grup D Liga Champions, Kamis (25/11) dini hari WIB. Dua gol Inter dicetak rekrutan anyar di musim panas, Edin Dzeko (61' 67') dan sudah cukup membawa Inter ke fase gugur.

Tak ayal momen itu dijadikan bukti oleh CEO Inter, Giuseppe Marotta, apabila skuad Inter tengah berkembang dengan adanya beberapa perubahan di musim panas. Selain itu hal tersebut juga menjadi bukti apabila untuk menang tak perlu belanja besar, atau jor-joran belanja pemain di bursa transfer.

“Kami mengharapkan skuad untuk tumbuh dari waktu ke waktu dan itulah yang terjadi,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.

“Para pemain ini matang dan mereka menunjukkan performa yang tepat. Kami ingin mengamankan tujuan pertama kami musim ini, meskipun kami sadar bahwa Shakhtar adalah lawan yang sangat bagus."

“Kami memiliki semua elemen untuk mencapai target yang tidak dimiliki Inter selama bertahun-tahun. Kami memulai era dengan Antonio Conte dan melanjutkannya dengan Simone Inzaghi. Kami berada di jalur yang benar."

“Itu adalah musim panas yang sulit dengan banyak situasi yang harus kami atasi, tetapi kami melakukannya dengan klub yang menjamin dukungan. Kami memilih pelatih muda dan bertekad, mampu menangani skuad yang memenuhi harapan."

“Tidak selalu benar bahwa hanya mereka yang menghabiskan banyak uang yang akhirnya menang, karena ada nilai lain dalam sepak bola juga. Kami sekarang memiliki pemain yang sadar bahwa mereka dapat menghadapi lawan mana pun," yakin Marotta.

Inter lolos ke-16 besar Liga Champions bersama Real Madrid dari grup D. Pada laga pamungkas grup D keduanya akan bentrok dan itu akan menentukan tim yang akan lolos sebagai pemuncak klasemen dan runner-up.